MEDAN BELAWAN | Harian Merdeka
Zul Affan Aritonang (57) Seorang warga Belawan yang berprofesi sebagai nelayan Kapal Jaring Gembung, akhirnya mendapat bantuan konpensasi dari salah satu pengusaha kapal ikan di gabion Belawan. Rabu (11/9/2024)
Zul Affan Aritonang mendapat bantuan lantaran jaring alat tangkap kapal tempat ia bekerja mengalami kerusakan akibat ditabrak kapal ikan skala besar di posisi 670 lintang timur sekitar 11 mil dari bibir pantai hingga menyebabkan dirinya terpaksa tidak melaut selama beberapa hari.
Atas peristiwa itu, Ketua DPC HNSI Kota Medan Rahman Gafiqi SH melalui Ketua Ranting HNSI Kecamatan Medan Belawan, Sabri dan Dedi Andri selaku Wakil Ketua DPC HNSI Kota Medan, melakukan mediasi ke salah satu gudang tambat kapal ikan berskala besar yang berada di Gabion Belawan.
Dari hasil mediasi, pengusaha kapal ikan bernama Edi merespon positif dan bersedia untuk bertanggung jawab atas insiden yang terjadi beberapa hari yang lalu.
Ketua DPC HNSI Kota Medan Rahman Gafiqi SH menyebutkan permasalahan antara kapal nelayan skala besar dan kapal ikan Nelayan skala kecil sering terjadi di perairan selat Malaka saat melakukan penangkapan ikan.
DPC HNSI Kota Medan beserta jajarannya mengucapkan terima kasih yang sebesarnya serta mengapresiasi sikap kooperatif dari pengusaha kapal ikan yang telah membantu dalam peristiwa tersebut dan berharap kedepannya agar para pengusaha kapal ikan berskala besar menghimbau para Nakhoda Kapalnya untuk saling Menjaga lokasi Tangkap dan saling berkoordinasi.
(umar)







