Menu

Mode Gelap
Hotel Santika Premiere Bintaro hadirkan Sensasi Kuliner Lezat di Bulan Mei 2024 Sarwendah Somasi Lima Akun Tik Tok Kevin Sanjaya Mundur dari Pelatnas Serikat Perusahaan Pers (SPS) Tolak Draft RUU Penyiaran, Minta DPR Tinjau Ulang Shin Tae-yong Siap Perpanjang Kontrak dengan PSSI Hingga 2027

Wisata · 20 Nov 2023 20:13 WIB ·

Durian Asal Baduy Diminati Wisatawan


Wisatawan saat menikmati buah Durian Baduy Perbesar

Wisatawan saat menikmati buah Durian Baduy

LEBAK | Harian Merdeka

Buah Durian asal Baduy di pedalaman Kabupaten Lebak, kini menjadi primadona. Terlebih bagi pengunjung yang mendatangi kawasan wisata Baduy, sehingga bagi wisatawan yang berkunjung, kurang pas rasanya jika ke Baduy tanpa mencicipi buah Durian.

“Kami datang ke sini bersama rombongan kerja untuk memburu buah durian Baduy,” kata Encup Supriyatna, warga Tangerang kepada wartawan di Ciboleger, Senin (20/11/2023).

Saat ini, buah durian di kawasan permukiman masyarakat Baduy sangat melimpah, menyusul tibanya musim panen sehingga mampu menggerakkan pertumbuhan ekonomi. Sehingga ia dan teman-teman kerja sambil liburan di kawasan permukiman Baduy.

“Saya datang bersama teman teman sepekerjaan, selain menikmati keindahan alam Baduy, kita juga membeli buah durian,” ucapnya.

Begitu pula dengan Rizki, wisatawan dari Serang, mengaku dirinya ke Baduy dengan komunitas pecinta sepeda motor memburu buah durian di kawasan permukiman masyarakat Baduy. Sebab, durian Baduy lebih dikenal dengan rasa manis, beraroma khas, legit, dan buahnya tebal.

“Kami merasa menikmati buah durian Baduy, karena kualitasnya juga harganya relatif terjangkau dengan kisaran Rp30 ribu sampai Rp80 ribu per buah,” katanya.

Sementara itu, Ikbal Kurniawan, seorang pedagang buah durian di kawasan permukiman Baduy mengatakan dirinya pada akhir pekan ini bisa menjual durian sebanyak 500 buah dengan harga rata-rata Rp30 ribu, sehingga diakumulasikan dapat menghasilkan pendapatan Rp15 juta.

“Kami merasa terbantu dengan musim durian, sehingga dapat meningkatkan ekonomi keluarga,” kata Ikbal.

Tetua adat Baduy yang juga Kepala Desa Kanekes, Kabupaten Lebak, Jaro Saija mengatakan, saat ini di kawasan permukiman Baduy memasuki musim panen buah durian. Bahkan, pada akhir pekan itu ramai para wisatawan memadati balai-balai rumah warga Baduy yang menjual buah durian.

Pada musim buah durian tentu hampir semua rumah di permukiman Baduy berdagang durian, sehingga dapat mendongkrak pendapatan ekonomi masyarakat setempat. Diperkirakan pada akhir pekan itu bisa menghabiskan buah durian di permukiman Baduy sekitar 4.000 buah dengan harga rata-rata Rp30 ribu dipastikan bisa menghasilkan omzet pendapatan Rp120 juta.

Mereka wisatawan yang memburu buah durian itu dari berbagai daerah mulai wilayah Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat. Selain itu, buah durian Badui dipasok oleh penampung ke Jakarta, Bogor, Bandung, dan Indramayu.

“Kami memperkirakan musim buah durian dipastikan sampai Januari 2024 dan bisa menggulirkan perputaran uang hingga miliaran rupiah,” katanya pula. (Eem)

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Hotel Santika Premiere Bintaro hadirkan Sensasi Kuliner Lezat di Bulan Mei 2024

17 Mei 2024 - 15:34 WIB

Rehatkan Diri dengan Staycation Istimewa di Hotel Santika Premiere Bintaro Selama Period Long Weekend Mei 2024

8 Mei 2024 - 09:44 WIB

AHY akan Tertibkan Bangli di Puncak Bogor

23 April 2024 - 10:16 WIB

Arus Balik Mudik KA DAOP I Masih Tinggi

17 April 2024 - 11:09 WIB

“Santap dan Sambut Idul Fitri: Makan Sepuasnya Halal Bi Halal mulai dari Rp 175.000 di Luminor Hotel Pecenongan Jakarta!”

16 April 2024 - 15:38 WIB

Masjid Raya Al-A’zhom Kota Tangerang Destinasi Favorit Wisatawan saat Libur Lebaran

16 April 2024 - 11:04 WIB

Trending di Daerah