JAKARTA | Harian Merdeka
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mendatangi Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Kamis (11/12/2025). Berdasarkan pantauan, Dedi tiba sekitar pukul 08.43 WIB didampingi sejumlah pejabat Pemprov Jawa Barat.
Dedi mengungkapkan, kedatangannya bertujuan melakukan pertemuan dengan unit pencegahan KPK untuk membahas sejumlah agenda, terutama terkait penyelamatan aset negara dan penataan lingkungan.
“Saya bertemu ke bidang pencegahan normalisasi sungai, penyelamatan aset negara, dan upaya kita melakukan penghijauan di areal tanah-tanah negara,” ujarnya.
Ia menegaskan, Pemprov Jabar kini memprioritaskan penataan kawasan lahan dan lingkungan, mengingat sejumlah wilayah di Jawa Barat masuk kategori rawan bencana. Menurutnya, banyak kawasan tersebut bersinggungan dengan aset milik negara.
“Oleh karena itu, saya meminta BUMN seperti PTPN, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), dan Kementerian PUPR untuk bersama-sama menjaga aset negara. Dengan demikian, fungsi sungai, hutan, dan perkebunan dapat kembali optimal sehingga risiko bencana dapat ditekan,” kata Dedi.
Sementara itu, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo membenarkan agenda pertemuan tersebut. Ia menyampaikan bahwa pembahasan mencakup sejumlah isu strategis di Jawa Barat. “Isunya terkait alih fungsi lahan dan aliran sungai,” ujar Budi.(Fj)







