Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Olahraga · 12 Jun 2026 14:20 WIB ·

JK dan Prabowo Bahas Investasi Rp70 triliun Pengembangan Energi Hijau


JK dan Prabowo Bahas Investasi Rp70 triliun Pengembangan Energi Hijau Perbesar

Jakarta | Harian Merdeka

Wakil Presiden Indonesia ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla (JK) bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis, membahas investasi sebesar Rp60-70 triliun untuk pengembangan energi hijau.

Ia mengaku berdiskusi cukup panjang dengan Presiden Prabowo yang difokuskan pada peningkatan kapasitas energi nasional sebagai bagian dari agenda mewujudkan swasembada energi.

“Kita bicara investasi kira-kira Rp60-Rp70 triliun,” ujar JK memberikan keterangan media seusai bertemu dengan Presiden Prabowo.

Saat ini Kalla Group telah membangun pembangkit listrik tenaga air (PLTA) berkapasitas sekitar 1.500 megawatt (MW) dan siap melanjutkan pembangunan tambahan sebesar 2.000 MW, termasuk pengembangan pembangkit listrik tenaga gas (PLTG).

JK mengatakan bahwa pihaknya siap untuk mendukung pengembangan proyek energi bersih. Ia menyebut telah memiliki lokasi dan desain apabila pemerintah ingin membangun PLTA dan PLTG.

Lebih lanjut, ia menyampaikan kebutuhan energi akan terus meningkat seiring target pertumbuhan ekonomi nasional yang dicanangkan pemerintah. Karena itu, pembangunan infrastruktur energi dinilai menjadi faktor kunci dalam mendukung aktivitas industri dan ekonomi.

“Jadi karena kita melihat bahwa untuk pertumbuhan ke negara 5-6 persen, bahkan sampai 8 persen, itu butuh energi luar biasa banyaknya. Karena itu, tanpa energi itu, kita akan sulit untuk meningkatkan itu,” jelasnya.

Ia menambahkan, Presiden Prabowo menyetujui langkah percepatan pembangunan energi nasional, terutama energi hijau atau green energy, sebagai bagian dari strategi pembangunan berkelanjutan sekaligus menopang target pertumbuhan ekonomi 8 persen. (Egi)

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

PNBP Kekayaan Negara Anjlok, DPR RI Desak Transparansi Danantara

8 Juli 2026 - 14:00 WIB

Argentina Menang Dramatis 3-2 atas Mesir, Scaloni: Saya Emosional!

8 Juli 2026 - 11:14 WIB

Peringati Hari Bhayangkara ke-80, Polda Banten Jaring Atlet Esport Menuju Kapolri Cup 2026

6 Juli 2026 - 11:17 WIB

Hasil Piala Dunia 2026: Meksiko, Brasil, dan Swiss Amankan Status Juara Grup

25 Juni 2026 - 14:53 WIB

Gelar Nobar Piala Dunia hingga Tingkat Polsek, Polda Sulbar Gandeng TVRI

17 Juni 2026 - 14:25 WIB

Digelar di Tiga Negara, Piala Dunia 2026 Jadi Edisi Terbesar dalam Sejarah

15 Juni 2026 - 15:04 WIB

Trending di Olahraga