Menu

Mode Gelap
Hotel Santika Premiere Bintaro hadirkan Sensasi Kuliner Lezat di Bulan Mei 2024 Sarwendah Somasi Lima Akun Tik Tok Kevin Sanjaya Mundur dari Pelatnas Serikat Perusahaan Pers (SPS) Tolak Draft RUU Penyiaran, Minta DPR Tinjau Ulang Shin Tae-yong Siap Perpanjang Kontrak dengan PSSI Hingga 2027

Nasional · 30 Okt 2023 18:53 WIB ·

KPK Temukan 12 Senpi di Rumah Dinas Syahrul Yasin Limpo, Begini Hasil Identifikasi Polri


KPK Temukan 12 Senpi di Rumah Dinas Syahrul Yasin Limpo, Begini Hasil Identifikasi Polri Perbesar

JAKARTA | Harian Merdeka

Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Djuhandani Rahardjo Puro, mengungkap 12 senjata api (senpi) yang ditemukan di rumah dinas mantan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) legal dan terdaftar di Baintelkam Polri.

“Dari hasil penyelidikan kita mendapatkan sementara senjata-senjata yang ada di tempat saudara SYL menurut dari Baintelkam itu terdaftar, ada suratnya,” kata Djuhandani saat konferensi pers di Bareskrim Polri, Jakarta, Senin (30/10/2023).

Djuhandhani mengatakan semua senpi tersebut terdaftar atas nama SYL, dan beberapa merupakan barang hibah dengan bukti. Di antaranya, kata Djuhandani, juga merupakan senjata untuk berolahraga atau menjalankan hobi SYL.

“Semua terdaftar atas nama SYL walaupun ada beberapa senjata tersebut merupakan hibah. Dan bukti hibahnya ada, sementara itu yang kami dapatkan,” kata Djuhandani di Bareskrim Polri, Jakarta, Senin (30/10/2023).

Namun Djuhandani mengatakan, pihaknya belum dapat memerinci lebih lanjut karena masih memerlukan pendalaman. Terlebih, 12 senjata api milik SYL tersebut masih dalam penguasaan KPK.

“Kecuali kalau itu nanti ada penyerahan (dari KPK) sehingga kita secara fisik bisa mengecek secara fisik ataupun bisa kita cek lebuh lanjut. Namun kalau sekarang hanya dari data yang kita miliki. Dan kita hanya upayakan penyelidikan,” katanya.

“Kami masih menunggu lebih lanjut karena senjata-senjata tersebut masih dalam penguasaan dari KPK, masih dikuasai KPK hanya prosesnya masih dititipkan. Masih dikuasai oleh KPK, hanya prosesnya masih dititipkan,” sambungnya.(hab)

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Indonesia Gugah Kesadaran Dunia Dalam World Water Forum

17 Mei 2024 - 13:33 WIB

TNI, Polri, dan BIN Siap Amankan WWF 2024 di Bali

16 Mei 2024 - 14:23 WIB

Stok Beras Cadangan Mencapai 1,8 Juta Ton

15 Mei 2024 - 11:41 WIB

JMSI Tolak RUU Penyiaran yang Bertentangan dengan UUD 1945 dan UU Pers

15 Mei 2024 - 03:30 WIB

Penyelenggaraan WWF Ke-10 Bentuk Kemitraan Strategis untuk Konservasi Air Global

14 Mei 2024 - 15:57 WIB

Insan Media Berperan Penting Menyukseskan World Water Forum di Bali

11 Mei 2024 - 18:05 WIB

Trending di Nasional