Menu

Mode Gelap
Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi Isra Miraj Jadi Momentum Pertobatan Ekoteologis, Menag Ajak Umat Berhenti Merusak Alam

Nasional · 14 Feb 2026 20:45 WIB ·

​Masyarakat Tak Perlu Khawatir, BPOM Pastikan Kualitas Pangan MBG Teruji Klinis


​Masyarakat Tak Perlu Khawatir, BPOM Pastikan Kualitas Pangan MBG Teruji Klinis Perbesar

JAKARTA | Harian Merdeka

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Taruna Ikrar menegaskan komitmennya dalam menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG), salah satunya dengan melakukan pengawalan keamanan pangan.

Pada Jumat (13/2/2026), Taruna menyebutkan pengawasan BPOM sangat penting untuk memastikan sasaran program MBG dapat menerima manfaat yang maksimal dari program ini tanpa menghadapi risiko kesehatan.

“Keamanan pangan yang terjamin akan memastikan bahwa makanan yang diberikan tidak hanya memenuhi kebutuhan gizi, tetapi juga bebas dari kontaminasi yang dapat membahayakan kesehatan,” kata Taruna, Jumat (13/2/2026).

,Dia menjelaskan, bahwa pangan aman, bermutu, dan bergizi seimbang adalah bagian tak terpisahkan dari pembangunan SDM serta ketahanan kesehatan bangsa Indonesia.

Kolaborasi seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci keberlangsungan program MBG, demi anak-anak Indonesia tumbuh sehat, cerdas, dan siap menyongsong Indonesia Emas.

Diketahui, Presiden Indonesia Prabowo Subianto meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) di Palmerah, Jakarta Barat. Ia mengatakan saat ini Indonesia telah memiliki 22.275 SPPG atau dapur di seluruh provinsi untuk mendukung pelaksanaan MBG.

“MBG mungkin tidak penting untuk orang-orang yang cukup berada. Tapi di seluruh dunia, yang saya pelajari, makan bergizi gratis sangat diperlukan oleh mayoritas rakyat,” ujarnya.

Prabowo Subianto juga menyampaikan Polri telah menunjukkan peran yang sangat penting, termasuk dukungannya terhadap MBG. SPPG Polri tersebut dilengkapi dengan sejumlah peralatan/perlengkapan standar antara lain filter air, water heater untuk pencucian food tray, dan UV sterilizer untuk membantu menghilangkan bakteri dan virus.

SPPG Polri di Palmerah ini juga dilengkapi dengan food security test dengan 4 parameter uji keamanan pangan yang diproduksi di dalam negeri.

Sementara itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menjelaskan saat ini Polri telah memiliki 1.179 SPPG. Dari jumlah tersebut, sebagian besar sudah menjalankan operasionalnya, sementara yang lain sedang memasuki tahap persiapan, pembangunan, dan ada yang baru memasuki tahap peletakan batu pertama.

“Polri juga membangun puluhan SPPG di kawasan tertinggal, terdepan, dan terluar, termasuk di Papua. Komitmen dan dukungan terhadap MBG, karena MBG adalah strategi penting pemerintah guna menjamin generasi muda Indonesia tumbuh optimal,” kata Sigit (Agus).

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Darurat Konten Negatif di Medsos, Komdigi Ingatkan Orang Tua: Dampingi Anak Saat Online!

6 Maret 2026 - 13:58 WIB

Lampu Kuning untuk Meta: Pemerintah Tegaskan Kepatuhan Digital Demi Jaga Stabilitas Nasional

5 Maret 2026 - 15:06 WIB

Polisi Peduli Rakyat: Kapolri Beri Apresiasi Tinggi Program Bedah Rumah di Jawa Barat

5 Maret 2026 - 14:52 WIB

Menu MBG di Siak Dikeluhkan, Bupati Minta Vendor Perbaiki Kualitas atau Putus Kontrak

5 Maret 2026 - 13:28 WIB

Bantah Isu Pembungkaman, Badan Gizi Nasional Ajak Warga Ikut Pantau Menu MBG lewat Medsos

5 Maret 2026 - 13:24 WIB

BGN Buka Suara, Pastikan Program Makan Bergizi Gratis di Bengkulu Aman dan Sesuai Prosedur

5 Maret 2026 - 13:01 WIB

Trending di Nasional