Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Hukum · 1 Okt 2023 14:45 WIB ·

Nekat !! Diduga SPBU 34.166.11 Kabupaten Bogor Tidak Sesuai Regulasi


SPBU 34.166.11 Kab Bogor Perbesar

SPBU 34.166.11 Kab Bogor

BOGOR | Harian Merdeka

PT Pertamina (Persero) resmi melarang pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis RON 90 dengan menggunakan jerigen. Hal tersebut menyusul dengan ditetapkannya bahan bakar ini sebagai Jenis Bahan Bakar Minyak Khusus Penugasan (JBKP) pengganti Premium. Minggu, 24/09/2023.

Oleh sebab itu, PT Pertamina Patra Niaga selalu memberikan edukasi kepada pengusaha-pengusaha tersebut, bahwa pihaknya terus berkomitmen untuk memastikan penyaluran Pertalite dapat tepat sasaran sesuai dengan alokasi dan regulasi yang berlaku.

Larangan itu mengacu pada tiga hal.
1.Undang-Undang RI No 22 tahun 2001 tentang minyak dan gas bumi.
2.Sesuai Peraturan Presiden No 191 tahun 2014 tentang penyediaan, pendistribusian, harga jual eceran bahan bakar minyak.
3.Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral RI No 37.K/HK.02/MEM.M/2022 tentang jenis bahan bakar minyak khusus penugasan.

Diduga SPBU 34.166.11 yang berlokasi Jalan Raya Cibungbulang KM 15, Kampung Leuweung Kolot, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor. Melanggar aturan yang sudah di tentukan oleh Pertamina.

Iwan Malik, keamanan SPBU setempat, ia beralasan bahwasanya ini akan ada perubahan peraturan dari Direktorat Jenderal Jenis Bahan Bakar khusus Penugasan (DIRJEN JBKP). Dari pertalite ke bin pertamax oleh karena itu, saya lakukan agar mendapatkan keuntungan lebih hanya sekedar buat makan saja.

“Jadi gini bang terkait perubahan dari DIRJEN JBKP yang tadinya pertalite jadi bin pertamax makanya saya cari buat sekedar makan saja,”katanya.

Iwon, seorang yang membeli menggunakan jerigen menuturkan bahwa ia di arahkan untuk membeli disini.

“Saya suruh beli disini bang sama pak Iwan Malik,”tuturnya.

Ozak Maulana, pengawas SPBU menjelaskan terkait kegiatan tersebut dia beralasan atas nama hati nurani untuk masyarakat banyak, di karenakan jauh dari SPBU setempat dan membenarkan adanya pengisian menggunakan jerigen bahkan adanya bapak dari oknum provost polisi yang mengisi juga.

“Jadi gini bang, karena ini permintaan dari masyarakat kebanyakan yang rumahnya di atas gunung maka dari itu, saya masih menggunakan hati nurani agar mempermudah mereka untuk berjualan di tempat masing-masing. Bahkan ada pula dari oknum polisi yang bapaknya mengisi disini juga,”ungkapnya.

Ketika awak media konfirmasi ke pihak Aparat Penegak Hukum (APH) ke Polsek Cibungbulang sangat di sayangkan Kapolsek tidak bisa menemui dikarenakan tertidur di ruangan dan diwakilkan oleh Kanit Provost. Apakah seperti itu tindakan seorang pemimpin dari sebuah instansi.

“Saya mewakili Kapolsek karena beliau sedang istirahat dan tidak bisa di ganggu, apa yang bisa saya bantu terkait persoalan pertalite memang benar adanya pengisian tersebut menggunakan jerigen dikarenakan kalau di daerah gunung susah cari bahan bakar, maka dari itu saya kembali kan lagi kepada pemilik usaha tersebut,”tutupnya.

Saat berita ini diterbitkan awak media belum dapat mengkonfirmasi terhadap Badan Pengawasan Hukum Minyak dan Gas (BPH MIGAS).

Artikel ini telah dibaca 29 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

IPW Desak Presiden Prabowo Alihkan Kasus Febrie Adriansyah ke KPK

13 Juli 2026 - 13:09 WIB

Tragedi Kasus Eks Jampidsus Negara Tidak Boleh Kalah, Mukhsin MataHukum: Tangkap Jaksa Agung Dan Febri

13 Juli 2026 - 13:06 WIB

Ketua DPP KAMSRI: Polemik Febrie Adriansyah Jampidsus Presiden Harus Memastikan Hukum Tidak Dikalahkan oleh Tarik Menarik Kekuasaan

13 Juli 2026 - 12:59 WIB

Kembangkan Penyidikan Dana Hibah Jatim, KPK Panggil Sejumlah Saksi ASN

13 Juli 2026 - 12:54 WIB

Skandal Pengadaan Mobil Kopdes: ICW Endus Potensi ‘Rente’ Triliunan Rupiah

13 Juli 2026 - 12:51 WIB

Sengkarut Lahan Rancagong Caringin: BaraNusa Desak BPN Berhenti Gantung Hak Rakyat!

13 Juli 2026 - 12:23 WIB

Trending di Hukum