GUNUNGSITOLI | Harian Merdeka
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Gunungsitoli mengikuti kegiatan pengarahan yang disampaikan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Utara, Yudi Suseno, melalui pertemuan virtual bersama seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se-Sumatera Utara, Senin.
Kegiatan tersebut diikuti oleh pejabat struktural serta seluruh pegawai Lapas Gunungsitoli sebagai bentuk komitmen dalam menindaklanjuti arahan pimpinan sekaligus memperkuat pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan.
Pengarahan ini menjadi momentum konsolidasi bagi seluruh jajaran pemasyarakatan untuk menyamakan langkah dalam menjaga stabilitas keamanan, meningkatkan kualitas pelayanan, serta memastikan setiap pelaksanaan tugas berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Dalam arahannya, Yudi Suseno menekankan pentingnya meningkatkan kewaspadaan dan kedisiplinan petugas, terutama menjelang perayaan Idul Fitri yang biasanya diikuti peningkatan aktivitas di lingkungan lapas dan rumah tahanan (rutan).
“Menjelang Idul Fitri biasanya terjadi peningkatan aktivitas, mulai dari layanan kunjungan keluarga, penitipan barang, hingga berbagai kegiatan pembinaan keagamaan bagi warga binaan. Karena itu, kewaspadaan dan kedisiplinan petugas harus semakin ditingkatkan,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan agar seluruh jajaran memastikan setiap layanan berjalan tertib, aman, serta tetap berpedoman pada standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku.
Selain itu, petugas diminta menjaga profesionalitas dan memberikan pelayanan yang humanis kepada masyarakat tanpa mengabaikan aspek keamanan dan ketertiban di dalam lapas.
Dalam kesempatan tersebut, Yudi turut menyinggung pentingnya menjaga integritas di lingkungan pemasyarakatan, terutama menyusul berbagai isu yang sempat menjadi perhatian publik terkait penyelenggaraan pemasyarakatan di sejumlah daerah.
Menurutnya, seluruh petugas harus menghindari tindakan yang dapat mencoreng nama baik institusi serta tidak menyalahgunakan kewenangan dalam menjalankan tugas.
Ia juga meminta setiap UPT untuk terus memperkuat pengawasan internal dan melakukan evaluasi secara berkala terhadap potensi kerawanan.
Langkah tersebut dinilai penting agar setiap potensi gangguan keamanan dan ketertiban dapat diantisipasi sedini mungkin melalui langkah-langkah pencegahan yang tepat.
Menindaklanjuti arahan tersebut, jajaran Lapas Kelas IIB Gunungsitoli menyatakan kesiapan untuk melaksanakan setiap instruksi yang telah disampaikan.
Seluruh pegawai berkomitmen untuk memperkuat fungsi pengamanan, meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, serta mengoptimalkan program pembinaan bagi warga binaan pemasyarakatan.
Melalui kegiatan pengarahan ini diharapkan seluruh jajaran semakin solid dalam menjalankan tugas secara profesional, transparan, dan akuntabel, sekaligus menjaga situasi lapas tetap aman dan kondusif menjelang momentum Hari Raya Idul Fitri.(Adi).







