Menu

Mode Gelap
Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi Isra Miraj Jadi Momentum Pertobatan Ekoteologis, Menag Ajak Umat Berhenti Merusak Alam

Daerah · 3 Mar 2026 14:42 WIB ·

Perjuangkan Keadilan Pendidikan, DPRD Banten Dorong MA Swasta Masuk Skema Sekolah Gratis


Perjuangkan Keadilan Pendidikan, DPRD Banten Dorong MA Swasta Masuk Skema Sekolah Gratis Perbesar

JAKARTA | Harian Merdeka

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Banten mendorong agar madrasah aliyah (MA) swasta dapat segera diakomodasi dalam program sekolah gratis yang digagas Pemerintah Provinsi Banten.

Ketua Fraksi Gerindra DPRD Banten, Taufiq Hidayat, mengatakan wacana perluasan program tersebut tengah dibahas oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten. Menurutnya, langkah itu merupakan respons atas aspirasi masyarakat yang menginginkan pemerataan akses pendidikan tanpa biaya.

“Perluasan program ke madrasah aliyah swasta sedang dalam tahap perencanaan. Harapannya dapat segera direalisasikan setelah melalui pembahasan teknis,” ujar Taufiq, Selasa (3/3/2026).

Ia menjelaskan, terdapat sejumlah hal yang perlu dikoordinasikan sebelum kebijakan tersebut diterapkan, mengingat MA berada di bawah kewenangan Kementerian Agama Republik Indonesia. Karena itu, diperlukan sinkronisasi regulasi dan mekanisme pendanaan antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat.

Komisi V DPRD Banten, lanjut Taufiq, berencana menggelar rapat koordinasi bersama Dinas Pendidikan untuk membahas kesiapan anggaran serta aspek teknis pelaksanaan. Hasil rapat tersebut akan menjadi dasar penentuan apakah program dapat dijalankan pada tahun anggaran berjalan.

Program sekolah gratis di Provinsi Banten sebelumnya telah mencakup SMA, SMK, dan Sekolah Khusus (SKh) swasta. Apabila MA swasta turut diikutsertakan, cakupan penerima manfaat dinilai akan semakin luas.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten maupun Kementerian Agama belum memberikan keterangan resmi terkait target waktu pelaksanaan perluasan program tersebut. (Fj)

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

BUMD Berdarah-darah: Mengupas Raibnya Rp60 Miliar di PT Agrobisnis Banten Mandiri

9 Maret 2026 - 12:40 WIB

Pantai Fodo Memakan Korban, Tim SAR Gabungan Berhasil Temukan Jasad Setelah Pencarian Panjang

9 Maret 2026 - 12:36 WIB

DPRD Lebak Naikkan Dana Reses, BCW: Tidak Ada Urgensi, Hanya Hamburkan Uang Rakyat!

6 Maret 2026 - 14:26 WIB

Polisi Bongkar Sindikat Pemerasan Berkedok Unjuk Rasa, Pelaku Catut Profesi Wartawan

6 Maret 2026 - 13:48 WIB

Sinergi IKPP dan Pemkot Tangsel: Tekan Harga Pangan Lewat Penjualan Minyak Goreng Murah

5 Maret 2026 - 15:24 WIB

Ironi Bumi Multatuli: Saat Anak-anak Lebak Kurang Gizi, Anggaran Reses Dewan Malah Meningkat

5 Maret 2026 - 13:14 WIB

Trending di Daerah