Menu

Mode Gelap
Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi Isra Miraj Jadi Momentum Pertobatan Ekoteologis, Menag Ajak Umat Berhenti Merusak Alam

Pemerintahan · 12 Des 2024 10:12 WIB ·

Presiden Minta Polri Kurangi Seremoni HUT


Presiden Minta Polri Kurangi Seremoni HUT Perbesar

JAKARTA | Harian Merdeka

Presiden Prabowo Subianto meminta kepolisian mengurangi acara bersifat seremoni, seperti Hari Ulang Tahun (HUT), dengan alasan menghemat anggaran.

Hal itu disampaikan presiden saat memberikan arahan di acara Apel Kasatwil Polri di Akademi kepolisian, Semarang Jawa Tengah, Rabu (11/12).  “Sekali lagi, hemat, kurangi pemborosan. Kurangi seremoni, jangan terlalu banyak [perayaan]  HUT,” ujar Prabowo.

Ia mengingatkan kepada jajaran kepolisian senantiasa berhemat dan efisien dalam mengelola anggaran seperti yang sudah disampaikan berulang kali ke jajaran Kabinet Merah Putih.

Prabowo menyarankan, sebaiknya perayaan Ultah di kepolisian dirayakan secara sederhana dan menghindari pemborosan. “Kurangi perayaan ulang tahun. Sederhana saja tumpengan di markas,” kata dia

Lebih lanjut, Prabowo mengingatkan kepada jajaran kepolisian untuk selalu berpihak kepada rakyat dan membela kepentingan rakyat. Ia pun menekankan harapannya agar kepolisian selalu menjunjung profesionalisme dalam bertugas.

“Saya minta saudara-saudara, saya mengimbau, bukan atas nama Prabowo, tetapi atas nama rakyat Indonesia. Atas nama orang tuamu. Atas nama anak-anakmu, kepolisian berpihak lah, dan selalu membela kepentingan rakyat Indonesia,” kata Prabowo.

Di sisi lain, Prabowo memerintahkan jajaran kepolisian untuk melaksanakan pengamanan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru) dengan baik.

“Nataru di depan mata. Saudara akan sibuk, saudara akan capek, (jadi) laksanakan (pengamanan) dengan baik,” ujar Prabowo.

Prabowo mengatakan keamanan dan ketertiban yang terjaga dapat menunjang stabilitas dan iklim bisnis. Ini akan berdampak untuk keberlangsungan perekonomian ke depannya. Oleh karena itu, ia mengatakan bangsa dan rakyat sangat memerlukan kehadiran dan peran polisi. “Bangsa dan rakyat sangat memerlukan polisi yang terampil,” ucapnya.

ementara itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengklaim telah menindak para pelaku tambang ilegal serta 32 ribu situs judi daring yang ada di Indonesia.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kapolri di depan Prabowo.

“Polri telah melakukan berbagai upaya dalam rangka pengendalian inflasi serta penindakan pelaku illegal mining yang menyebabkan kebocoran negara,” jelasnya.

Selain pelaku tambang ilegal, Sigit juga turut memamerkan capaian Desk Pemberantasan Narkoba setelah sebulan dibentuk dalam pemerintahan Prabowo-Gibran. (jr)

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

16 Januari 2026 - 18:04 WIB

Kemhan Tegaskan Ayu Aulia Bukan Tim Kreatif, Klarifikasi Kabar Pelantikan Viral

26 Desember 2025 - 17:26 WIB

Pidsus Sudah Kumpulkan Data dari Sekwan

25 November 2025 - 00:03 WIB

Pemkot Tangsel Ajak Orang Tua Imunisasi Anak Lengkap untuk Cegah Penularan Campak Rubella

5 November 2025 - 11:26 WIB

Ini Nama 43 Pejabat Administrator Gunungsitoli Dilantik, Wawako Tekankan Integritas dan Profesionalisme

4 November 2025 - 17:22 WIB

Repnas: Saatnya Aceh Bangkit, Bahlil Buka Kewenangan Migas

1 November 2025 - 17:53 WIB

Trending di Pemerintahan