Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Nasional · 29 Apr 2025 12:06 WIB ·

Ribuan Warga Baduy Siap “Turun Gunung” Rayakan Seba


Ribuan Warga Baduy Siap “Turun Gunung” Rayakan Seba Perbesar

LEBAK | Harian Merdeka

Ribuan warga Baduy Luar dan Baduy Dalam di pedalaman Kabupaten Lebak siap “turun gunung” merayakan tradisi Seba bersama kepala daerah guna menjalin silaturahmi dan ungkapan rasa syukur selama setahun mengelola usaha pertanian ladang.

“Kami sebagai warga Baduy Luar diharapkan bisa merayakan Seba bersama kepala daerah (bupati dan gubernur, red.) dan pejabat muspida,” kata Santa (55), seorang warga Baduy, Rangkasbitung, Senin (28/04/2025).

Masyarakat Baduy saat ini sudah mempersiapkan untuk merayakan seba dengan membawa pisang hasil pertanian ladang.

Bahkan, dirinya bersama kelompoknya telah menyiapkan puluhan pohon pisang yang akan dibawa ke Pendopo Pemerintah Kabupaten Lebak dan Gubernur Banten.

Pertemuan warga Baduy dengan Bupati Lebak Hasbi Asyidiki Jayabaya dan Gubernur Banten Andra Soni serta pejabat muspida merupakan upacara sakral yang harus dilaksanakan setiap tahun.

Perayaan tradisi seba itu dengan membawa hasil pertanian untuk diserahkan kepada kepala daerah, sebagai ungkapan syukur mereka kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Komoditas pertanian ladang itu, antara lain pisang, beras huma, gula aren, kue tepung laksa, iris, ja’at, dan madu.

“Kami wajib melaksanakan perayaan Seba setahun sekali dan jika tidak dilaksanakan dikhawatirkan terkena malapetaka bencana karena titipan dari leluhur,” katanya.

Sekertaris Desa Kanekes Kecamatan Leuwidamar Kabupaten Lebak, Medi mengatakan masyarakat Baduy yang tahun ini merayakan upacara adat Seba Gede berjumlah 1.500 orang, terdiri atas Badui Dalam yang tersebar di Kampung Cibeo, Cikertawarna, dan Cikeusik.

Masyarakat Baduy Dalam hingga saat ini masih kuat mempertahankan adat dengan berpergian ke manapun berjalan kaki dan dilarang naik kendaraan.

Ciri-ciri masyarakat Baduy Dalam dengan kekhasan berpakaian putih, celana putih, dan lomar atau kain penutup kepala yang juga berwarna putih.

Sedangkan, masyarakat Baduy Luar dengan kekhasan pakaian hitam, celana hitam, dan lomar berwarna biru menerima modernisasi.

Warga Baduy Luar ke manapun berpergian dibolehkan menggunakan angkutan, mobil, dan sepeda motor.

“Kami tahun ini menggelar Seba Gede atau kunjungan besar hingga 1.500 orang dan berharap berjalan lancar dan sukses,” katan Medi.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Lebak Imam Rismahayadin mengatakan, pihaknya perayaan tradisi Seba masyarakat Baduy dijadwalkan tanggal 2-4 Mei 2025 di Pendopo Lebak.

Perayaan upacara tradisi Seba Baduy masuk dalam Kalender Even Nasional (KEN) 2025, sehingga diharapkan dapat dikunjungi wisatawan domestik dan mancanegara.

“Kami berharap tradisi Seba itu dapat meningkatkan pendapatan ekonomi pelaku usaha,” katanya. (Jat/Fj)

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Puncak Haji Lancar, Cak Imin Puji Langkah Presiden Hadirkan Kementerian Haji

29 Mei 2026 - 11:15 WIB

Nasir Djamil Soroti Kendala Klasik Transportasi dan Konsumsi Jemaah Haji

29 Mei 2026 - 10:31 WIB

Satgas PKH dan TNI AL Periksa 25 Kontainer Mineral Diduga Radioaktif di Batam

29 Mei 2026 - 10:28 WIB

​KP MBG: Aturan Hanya Indah di Kertas, Yayasan dan BGN Sumut Sulit Dihubungi​

28 Mei 2026 - 14:46 WIB

​KP MBG: Aturan Hanya Indah di Kertas, Yayasan dan BGN Sumut Sulit Dihubungi​

28 Mei 2026 - 14:37 WIB

Kapolda Sumsel Pimpin Penyaluran Ratusan Hewan Qurban hingga ke Pelosok

28 Mei 2026 - 12:06 WIB

Trending di Nasional