Menu

Mode Gelap
Kantor JMSI Daerah Jadi Tempat Pendaftaran Mahasiswa Baru SiberMu Jessica Iskandar Umumkan Kehamilan Anak Ketiga Helmy Halim : PKS Punya Cerita Dalam Hati Berhasil Gebuk Mafia Tanah, Menteri AHY Tuntaskan Pengembalian Sertipikat Tanah Keluarga Nirina Zubir Singapore Open 2024: Jonatan Christie Tersingkir

Daerah · 28 Okt 2023 22:19 WIB ·

500 Ribu Orang Geruduk Kedubes Amerika Serikat, Kecam Genosida Palestina


500 Ribu Orang Geruduk Kedubes Amerika Serikat, Kecam Genosida Palestina Perbesar

JAKARTA | Harian Merdeka

sebanyak 500 ribu orang akan menghadiri aksi yang digelar di depan Kedutaan Besar (Kedubes) Amerika Serikat. Mayoritas berasal dari wilayah Jabodetabek, namun ada juga yang sengaja datang dari luar pulau Jawa.

“Ya terdata ada sekitar 500 ribu dari data semalam yang kita kumpulkan dari panitia. Dan mereka dari Jakarta mayoritas, sekitar Jabodetabek tapi ada Purwakarta, Bandung, Subang sampai ke Priangan Timur, juga ada yang dari luar Jawa. Selain dari Solo Surabaya, ada juga dari kalbar, Sulawesi, dari Sumatra, Lampung terutama yang dekat,” kata Pimpinan aksi damai bela Palestina, Ustadz Bachtiar Nasir saat ditemui di lokasi aksi, Jakarta Pusat, Sabtu (28/10/2023).

Ustadz Bachtiar Nasir yang juga ketua Koalisi Indonesia Bela Baitul Maqdis (KIBBM) mengatakan, aksi sengaja dilakukan di depan Kedubes Amerika Serikat. Karena menurutnya, pemerintah Amerika Serikat turut mendukung pembantaian yang dilakukan Israel ke Palestina.

“Ya mereka datang ke sini untuk ikut dalam rangka menekan pemerintah Amerika Serikat di depan kedutaan ini karena nyatanya pemerintah Amerika telah mendukung genosida, pembantaian di Palestina. Bahkan mendatangkan uangnya, senjatanya, medianya, tentaranya dan amunisinya, bahkan juga sekutu sekutunya,” ucapnya.

Menurut Ustadz Bachtiar, Amerika seharusnya menjadi solusi perdamaian, bukan justru memberikan masalah dan mendukung pembantaian.

“Bukannya menjadi bagian dari solusi, Amerika telah menjadi bagian dari problem. Kita juga mengajak dunia internasional agar segera bergerak menghentikan pembantaian kemanusiaan yang ada di Palestina, dan ini adalah genosida walaupun di Gaza mereka bertahan, mereka sampai sekarang masih siap, tapi ini ada ketidakberimbangan, untuk itu kami datang ke sini,” sambungnya.

Sebagai informasi, aksi tersebut bertajuk ‘Aksi Damai Sumpah Pemuda Lawan Pembantaian di Palestina’. Ustadz Bachtiar menjelaskan, tema itu diambil karena aksi digelar menjelang Hari Sumpah Pemuda. Massa yang turun ke jalan, kata Ustad Bachtiar, juga mayoritas dari kalangan muda.

“Hari ini kami khususkan karena berkaitan dengan Sumpah Pemuda 28 Oktober, ini pun agenda ini didominasi oleh anak anak muda,” ucapnya.(hab)

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

DPC HNSI Kota Medan Laporkan Nahkoda Kapal ke Stasiun PSDKP Belawan

30 Mei 2024 - 14:13 WIB

Ketua DPRD Tangerang Gatot Wibowo Dorong Kota Tangerang Juara Umum POPDA Banten 2024

27 Mei 2024 - 12:34 WIB

Helmy Halim Optimis Direkom Demokrat

26 Mei 2024 - 17:14 WIB

Komunitas Game Online Perlu Wadah, Helmy Halim Siap Perjuangkan

25 Mei 2024 - 19:22 WIB

Helmy Halim Ikuti UKK PKB Pusat

24 Mei 2024 - 22:29 WIB

Hasilkan Sejumlah Kesepakatan di Sektor Air, Indonesia Sukses Gelar WWF ke-10

24 Mei 2024 - 13:19 WIB

Trending di Daerah