Menu

Mode Gelap
Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi Isra Miraj Jadi Momentum Pertobatan Ekoteologis, Menag Ajak Umat Berhenti Merusak Alam

Nasional · 16 Jan 2026 18:04 WIB ·

Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi


Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi Perbesar

JAKARTA | Harian Merdeka
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menyampaikan perkembangan terbaru penanganan pascabencana banjir dan longsor di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh. Ia menegaskan bahwa tidak ada lagi wilayah yang terisolasi setelah bencana yang terjadi sekitar 52 hari lalu. Menteri PU Dody Hanggodo menyatakan tidak ada lagi daerah terisolasi usai bencana Sumatera setelah banjir dan longsor.

Per 15 Januari 2026, seluruh daerah terdampak sudah bisa dijangkau melalui jalur darat. Pemerintah tidak lagi mengandalkan distribusi bantuan lewat udara, meskipun sejumlah jalan dan jembatan masih memerlukan perbaikan lanjutan.

Akses Jalan Darat Sudah Terbuka

Dody menjelaskan, beberapa ruas jalan nasional memang masih mengalami kerusakan berat. Namun, pemerintah menyediakan jalur alternatif agar mobilitas masyarakat tetap berjalan.

“Masih ada jembatan yang rusak parah, seperti di ruas Sibolga. Namun, kami bisa memutar lewat jalan provinsi. Jadi, untuk Sumatera Utara sudah tidak ada lagi daerah yang terisolasi. Kondisi yang sama juga berlaku di Aceh dan Sumatera Barat,” ujar Dody di Kementerian PU, Jakarta Selatan, Jumat (16/1/2026).

Dengan kondisi tersebut, distribusi logistik dan bantuan kemanusiaan kini berjalan lebih lancar dibandingkan masa awal bencana.

Jalan dan Jembatan Nasional Sudah Fungsional

Lebih lanjut, Dody melaporkan terdapat 99 ruas jalan nasional dan 33 jembatan nasional yang terdampak banjir dan longsor. Saat ini, seluruh infrastruktur nasional tersebut sudah berfungsi kembali secara fungsional.

Meski begitu, pemerintah tetap melakukan pemantauan dan perbaikan bertahap guna memastikan keamanan jangka panjang bagi pengguna jalan.

Infrastruktur Daerah Masih Diperbaiki Bertahap

Sementara itu, kerusakan infrastruktur daerah tercatat cukup besar. Total terdapat 2.710 unit infrastruktur terdampak, yang terdiri dari 1.900 ruas jalan daerah dan 753 jembatan daerah.

Saat ini, sekitar 72 persen jalan daerah sudah kembali berfungsi. Namun, kondisi jembatan daerah masih terbatas karena banyak titik mengalami ambles.

“Jembatan daerah yang fungsional baru sekitar 12 persen. Banyak lokasi membutuhkan jembatan Bailey dan Aramco. Karena itu, kami terus bekerja bersama TNI, Polri, dan masyarakat agar perbaikan jembatan bisa selesai secepat mungkin,” kata Dody.

Normalisasi Sungai Jadi Fokus Utama

Selain infrastruktur jalan, Kementerian PU juga menangani dampak bencana pada sektor sumber daya air. Tercatat 121 sungai nasional dan 51 sungai daerah terdampak banjir dan longsor.

Saat ini, pemerintah fokus melakukan normalisasi sungai serta membersihkan muara yang tertutup kayu dan sedimen. Langkah ini dinilai penting karena banyak masyarakat di wilayah terdampak berprofesi sebagai nelayan.

“Pembersihan muara tidak mudah karena membutuhkan alat berat. Namun, pekerjaan ini terus kami lakukan agar aktivitas masyarakat bisa kembali normal,” ujarnya.

Layanan Air Bersih Mulai Pulih

Di sektor air bersih, bencana turut berdampak pada 179 PDAM atau SPAM di tiga provinsi. Hingga masa tanggap cepat, sebanyak 89 unit sudah kembali berfungsi.

Meski demikian, Dody mengakui layanan tersebut belum pulih sepenuhnya karena sebagian besar intake masih mengalami kerusakan.Menteri PU Dody Hanggodo menyatakan tidak ada lagi daerah terisolasi usai bencana Sumatera setelah banjir dan longsor.

“Fungsional bukan berarti 100 persen normal. Intake air hampir semuanya bermasalah, jadi perbaikannya masih terus berjalan,” pungkasnya.(rhm/con)

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

​Masyarakat Tak Perlu Khawatir, BPOM Pastikan Kualitas Pangan MBG Teruji Klinis

14 Februari 2026 - 20:45 WIB

Kinerja Kapolri Tuai Apresiasi dari Presiden Prabowo

13 Februari 2026 - 16:44 WIB

Presiden Prabowo Anugerahkan Satyalencana Wira Karya kepada Kapolda Metro Jaya

13 Februari 2026 - 16:09 WIB

“Polisi Rakyat” Bukan Sekadar Kata, Ini Arahan Tegas Kapolri Pedomani Prabowo

13 Februari 2026 - 15:14 WIB

Prabowo Resmikan SPPG Polri di Palmerah: Negara Dekat dengan Warga

13 Februari 2026 - 15:03 WIB

1.500 SPPG Siap Berdiri di Seluruh Indonesia, Polri Fokus Layanan Masyarakat

13 Februari 2026 - 14:40 WIB

Trending di Nasional