Menu

Mode Gelap
Hotel Santika Premiere Bintaro hadirkan Sensasi Kuliner Lezat di Bulan Mei 2024 Sarwendah Somasi Lima Akun Tik Tok Kevin Sanjaya Mundur dari Pelatnas Serikat Perusahaan Pers (SPS) Tolak Draft RUU Penyiaran, Minta DPR Tinjau Ulang Shin Tae-yong Siap Perpanjang Kontrak dengan PSSI Hingga 2027

Daerah · 14 Sep 2023 10:13 WIB ·

Dadap Kekeringan, Air Perumdam TKR Mati Warga Mandi Air Isi Ulang


Warga Dadap Kosambi Tangerang membutuhkan air bersih Perbesar

Warga Dadap Kosambi Tangerang membutuhkan air bersih

TANGERANG | Harian Merdeka

Beberapa wilayah di daerah Kabupaten Tangerang mengalami kekeringan dan krisis air bersih. Salah satu nya daerah Dadap Kecamatan Kosambi Kabupaten Tangerang.

Warga dadap terpaksa mengunakan sumur keramat diwilayahnya, karena Air PDAM TKR berhenti mengalir.

“Mau gimana lagi, air sumur kami da kering, terpaksa pakai sumur keramat walaupun keruh,” kata warga dadap, Susi.

Untuk kebutuhan sehar-hari warga dadap beli air isi ulang dan tukang gerobak keliling.
“Terkadang mandi pake air isi ulang, karena kalo ambil air sumur antri ada sekitar 400 Kepala Keluarga,” ujarnya.

Menurut Susi kekeringan dan krisis air bersih sudah berlangsung sekitar 2 bulan.
“Sampai saat ini belum ada bantuan air bersih buat kami,” keluhnya seraya berharap segera ada bantuan air bersih.

Sementara ditempat terpisah, Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar kepada wartawan mengaku
pemerintah daerah telah menyiapkan beberapa upaya dan antisipasi dalam mengatasi ancaman kemarau panjang yang akan berdampak terhadap rawan air bersih bagi masyarakat.

Salah satunya, kata dia, adalah dengan melakukan pendistribusian melalui truk tanki air ke wilayah perumahan permukiman yang dinilai rawan krisis kekeringan.

Pemerintah juga sudah melakukan koordinasi dengan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) untuk mampu memenuhi kebutuhan air di daerah kekeringan tersebut.

“Upaya yang bisa kita lakukan adalah mengirimkan air bersih dan air minum untuk daerah yang membutuhkan, di tujuh kecamatan,” tandasnya. (ard-br/hmi)

Artikel ini telah dibaca 36 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Penyelenggaraan World Water Forum di Bali Buka Probabilitas Investasi

15 Mei 2024 - 12:25 WIB

Ketua PAC PP Belawan Minta Pemerintah Tutup Aktivitas Depo Peti Kemas PT Jaya Industri Utama

14 Mei 2024 - 12:29 WIB

Masyarakat Diajak Sukseskan CFD

13 Mei 2024 - 09:42 WIB

Pemprov Banten Tempatkan Pengelolaan Seluruh RKUD di Bank Banten

6 Mei 2024 - 12:56 WIB

Berani Beda: SMA-SMK Mulia Buana Gelar Wisuda Mewah, Meski Kemendikbudristek Sebut Tak Wajib

2 Mei 2024 - 08:09 WIB

Penanganan Kawasan Kumuh Diminta Diselesaikan dengan Multi Fungsi

30 April 2024 - 09:44 WIB

Trending di Daerah