Menu

Mode Gelap
Kolaborasi DPC HNSI Kota Medan dan DPP REAKSI bersama dengan PT. Musim Mas Peduli Lingkungan Sungai dan Pesisir Pantai Kuliner Lezat Selama Liburan Bulan Juni 2024 hadir di Hotel Santika Premiere Bintaro Amanda Manopo: Atas sampai Bawah Hasil Perawatan Lionel Messi Tidak Tampil di Olimpiade 2024 Dibawah Kepemimpinan Pj Bupati Tangerang Andi Ony Mampu Mendongkrak Pertumbuhan Realisasi Pajak Daerah Sebesar ± 99 Milyar Pada Periode Bulan Januari – Mei

Daerah · 30 Apr 2024 09:44 WIB ·

Penanganan Kawasan Kumuh Diminta Diselesaikan dengan Multi Fungsi


Penanganan Kawasan Kumuh Diminta Diselesaikan dengan Multi Fungsi Perbesar

JAKARTA | Harian Merdeka

Pemprov DKI Jakarta diminta untuk menangani kawasan kumuh diselesaikan melalui konsep pengembangan multifungsi (mixed use development).

“Contohnya kalau rusun pada bagian bawah difungsikan untuk pasar sedangkan bagian atas hunian,” kata Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi kepada wartawan di Jakarta, kemarin.

Prasetyo (Pras) menilai pengembangan produk properti dalam suatu kawasan rumah susun (rusun) mampu menuntaskan kawasan permukiman kumuh di Jakarta.

Diharapkan konsep pengembangan banyak fungsi (multifungsi) dalam satu lokasi mampu menciptakan kawasan yang lebih tertata.

Dia mengungkapkan, hingga kini masih banyak kawasan kumuh di Jakarta, terutama yang berada di dekat Istana Presiden dan Balai Kota DKI Jakarta.

Ia mencontohkan salah satu di antara kawasan permukiman kumuh berapa di Johar Baru dan Tanah Tinggi, Jakarta Pusat.

“Masa Daerah Khusus Jakarta satu kilometer dari Balai Kota dan satu kilometer dari istana masih ada daerah kumuh,” ujarnya.

Maka dari itu, dia berharap agar pemerintah provinsi DKI mampu mengusung konsep tersebut. Salah satunya yang sudah diterapkan di Rusun Pasar Rumput.

Pada bagian lantai 1 dan 2, total luas 12.433 meter persegi (m2) dijadikan pasar yang memiliki 1.314 unit kios. Sedangkan di lantai 3, tersedia fasilitas umum dan fasilitas sosial dengan luas 6.302 m2.

Unit hunian tersedia mulai di lantai 4 hingga 25. Luas bangunan hunian secara keseluruhan 119.325 m2 dengan jumlah hunian sebanyak 1.984 unit.

Sebelumnya, PT MRT Jakarta (Perseroda) mengembangkan konsep multifungsi (mixed use) di kawasan Blok M, Jakarta Selatan yang menjadi bagian dari rencana pengembangan berorientasi transit (transit oriented development/TOD) di lokasi tersebut.

“Sesuai kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kita bangun mixed use yang di dalamnya ada kantor, hunian, dan sebagainya,” kata Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda) Tuhiyat saat konferensi pers Festival Hari MRT 2024 di Jakarta, Sabtu.(JR)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kolaborasi DPC HNSI Kota Medan dan DPP REAKSI bersama dengan PT. Musim Mas Peduli Lingkungan Sungai dan Pesisir Pantai

15 Juni 2024 - 20:47 WIB

Dibawah Kepemimpinan Pj Bupati Tangerang Andi Ony Mampu Mendongkrak Pertumbuhan Realisasi Pajak Daerah Sebesar ± 99 Milyar Pada Periode Bulan Januari – Mei

14 Juni 2024 - 09:52 WIB

Basuki Ajak Kolaboratif Transformatif Ketahanan Air Global

13 Juni 2024 - 11:39 WIB

Kementerian PUPR Lelang Pembangunan Kantor BIN di IKN

13 Juni 2024 - 11:22 WIB

Subardi: Ormas Agama dapat IUP, Apa Urgensinya?

12 Juni 2024 - 13:38 WIB

Aplikasi Digital yang Buat Mati UMKM

11 Juni 2024 - 12:41 WIB

Trending di Bisnis