Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Daerah · 17 Nov 2023 21:29 WIB ·

Penanganan Sampah di Kabupaten Tangerang akan Gunakan TPS 3R


Penanganan Sampah di Kabupaten Tangerang akan Gunakan TPS 3R Perbesar

TANGERANG | Harian Merdeka

Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang terus berupaya mengatasi permasalahan sampah.

Kepala DLHK Kabupaten Tangerang Fachrul Rozi mengatakan, dalam mengatasi sampah, perlu dilakukan berbagai upaya komprehensif dari hulu sampai hilir.

Tambah dia, salah satu upaya dan pendekatan yang dilakukan DLHK saat ini adalah melalui pengembangan teknologi tepat guna dalam pengolahan sampah dan melibatkan peran aktif seluruh lapisan masyarakat

“Ke depannya, penanganan sampah di Kabupaten Tangerang akan menggunakan sistem Tempat Pengolahan Sampah Reduce Reuse Recycle (TPS 3R). Saat ini,” Fachrul Razi, kepada Harian Tangerang Raya (group Harian Merdeka), Jum’at (17/11/23).

Menurutnya, DLHK sedang memformulasikan program pengelolaan sampah secara holistik dari hulu akan melakukan penguatan disumber sampah, melalui program penyuluhan Kurasaki dan Kurasakan di tengah revitalisasi TPS 3R dengan menginstal teknologi.

Sehingga, tambah Fachrul, tidak ada residu yang dibuang ke TPA, sampah plastik akan dicetak menjadi batako dan paving blok dengan plastik moulding. Sedangkan untuk di TPA Jatiwaringin, diaplikasikan mesin hoar. Tujuannya untuk memisahkan sampah plastik dan tanah agar mengurangi volume sampah, sehingga kedepannya lebih siap mengolah sampah baru.

“Sampah plastik akan kita ubah menjadi paving blok. Dengan seperti itu, residu sampah juga akan zero waste dengan menggunakan aplikasi teknologi pyrolysis ramah lingkungan,” bebernya.

Fachrul menguraikan, teknologi proses inovatif tersebut dirancang untuk merevolusi menangani sampah plastik yang merupakan salah satu tantangan lingkungan terbesar yang dihadapi saat ini. Dengan mengubah sampah plastik menjadi sumber daya yang dapat digunakan kembali menjadi paving blok tentunya bermanfaat dan bernilai jadi roda ekonomi tetap berjalan.

Polusi plastik, sambung Fachrul, merupakan ancaman nyata yang berdampak pada kehidupan akan mampu ditangani oleh DLHK Kabupaten Tangerang. Sampah plastik yang akan dicetak menjadi batako dan paving blok dengan plastik moulding, serta diaplikasikan mesin hoar yang akan digunakan di TPA Jatiwaringin menjadi salah satu solusi memanfaatkan teknologi.

“DLHK Kabupaten Tangerang terus berupaya mewujudkan Kabupaten Tangerang zero waste. Sehingga masalah sampah bisa diatasi,” demikian Fachrul. (fj/dam)

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tim SAR Nias Evakuas Nenek 65 Tahun Tewas Tertimbun Longsor di Nias Selatan

10 April 2026 - 12:27 WIB

SPS Gelar Halal Bi Halal, Muktarrudin Gaungkan Target Go Internasional

9 April 2026 - 06:21 WIB

Kembali Terulang Pekerja Tewas Di PT. Cemindo Gemilang. IMALA Soroti Lemahnya K3

7 April 2026 - 17:49 WIB

Sekda Bambang Tegaskan Pentingnya Penguatan Inovasi Layanan BLUD Kesehatan

7 April 2026 - 16:41 WIB

Polda Banten Klarifikasi Dugaan Pungli di Kawasan PT KHS, Tidak Ditemukan Unsur Pemaksaan

7 April 2026 - 11:47 WIB

Pemkot Serang Alokasikan Anggaran Perbaikan RSUD, Fokus Benahi Fasilitas Dasar

6 April 2026 - 15:58 WIB

Trending di Daerah