Menu

Mode Gelap
Hotel Santika Premiere Bintaro hadirkan Sensasi Kuliner Lezat di Bulan Mei 2024 Sarwendah Somasi Lima Akun Tik Tok Kevin Sanjaya Mundur dari Pelatnas Serikat Perusahaan Pers (SPS) Tolak Draft RUU Penyiaran, Minta DPR Tinjau Ulang Shin Tae-yong Siap Perpanjang Kontrak dengan PSSI Hingga 2027

Daerah · 17 Nov 2023 21:29 WIB ·

Penanganan Sampah di Kabupaten Tangerang akan Gunakan TPS 3R


Penanganan Sampah di Kabupaten Tangerang akan Gunakan TPS 3R Perbesar

TANGERANG | Harian Merdeka

Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang terus berupaya mengatasi permasalahan sampah.

Kepala DLHK Kabupaten Tangerang Fachrul Rozi mengatakan, dalam mengatasi sampah, perlu dilakukan berbagai upaya komprehensif dari hulu sampai hilir.

Tambah dia, salah satu upaya dan pendekatan yang dilakukan DLHK saat ini adalah melalui pengembangan teknologi tepat guna dalam pengolahan sampah dan melibatkan peran aktif seluruh lapisan masyarakat

“Ke depannya, penanganan sampah di Kabupaten Tangerang akan menggunakan sistem Tempat Pengolahan Sampah Reduce Reuse Recycle (TPS 3R). Saat ini,” Fachrul Razi, kepada Harian Tangerang Raya (group Harian Merdeka), Jum’at (17/11/23).

Menurutnya, DLHK sedang memformulasikan program pengelolaan sampah secara holistik dari hulu akan melakukan penguatan disumber sampah, melalui program penyuluhan Kurasaki dan Kurasakan di tengah revitalisasi TPS 3R dengan menginstal teknologi.

Sehingga, tambah Fachrul, tidak ada residu yang dibuang ke TPA, sampah plastik akan dicetak menjadi batako dan paving blok dengan plastik moulding. Sedangkan untuk di TPA Jatiwaringin, diaplikasikan mesin hoar. Tujuannya untuk memisahkan sampah plastik dan tanah agar mengurangi volume sampah, sehingga kedepannya lebih siap mengolah sampah baru.

“Sampah plastik akan kita ubah menjadi paving blok. Dengan seperti itu, residu sampah juga akan zero waste dengan menggunakan aplikasi teknologi pyrolysis ramah lingkungan,” bebernya.

Fachrul menguraikan, teknologi proses inovatif tersebut dirancang untuk merevolusi menangani sampah plastik yang merupakan salah satu tantangan lingkungan terbesar yang dihadapi saat ini. Dengan mengubah sampah plastik menjadi sumber daya yang dapat digunakan kembali menjadi paving blok tentunya bermanfaat dan bernilai jadi roda ekonomi tetap berjalan.

Polusi plastik, sambung Fachrul, merupakan ancaman nyata yang berdampak pada kehidupan akan mampu ditangani oleh DLHK Kabupaten Tangerang. Sampah plastik yang akan dicetak menjadi batako dan paving blok dengan plastik moulding, serta diaplikasikan mesin hoar yang akan digunakan di TPA Jatiwaringin menjadi salah satu solusi memanfaatkan teknologi.

“DLHK Kabupaten Tangerang terus berupaya mewujudkan Kabupaten Tangerang zero waste. Sehingga masalah sampah bisa diatasi,” demikian Fachrul. (fj/dam)

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Penyelenggaraan World Water Forum di Bali Buka Probabilitas Investasi

15 Mei 2024 - 12:25 WIB

Ketua PAC PP Belawan Minta Pemerintah Tutup Aktivitas Depo Peti Kemas PT Jaya Industri Utama

14 Mei 2024 - 12:29 WIB

Masyarakat Diajak Sukseskan CFD

13 Mei 2024 - 09:42 WIB

Pemprov Banten Tempatkan Pengelolaan Seluruh RKUD di Bank Banten

6 Mei 2024 - 12:56 WIB

Berani Beda: SMA-SMK Mulia Buana Gelar Wisuda Mewah, Meski Kemendikbudristek Sebut Tak Wajib

2 Mei 2024 - 08:09 WIB

Penanganan Kawasan Kumuh Diminta Diselesaikan dengan Multi Fungsi

30 April 2024 - 09:44 WIB

Trending di Daerah