Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Bola & Sports · 21 Okt 2023 18:36 WIB ·

Perseteruan Karim Benzema dengan Mendagri Perancis


Perseteruan Karim Benzema dengan Mendagri Perancis Perbesar

JAKARTA | Harian Merdeka

Perseteruan Karim Benzema dan Menteri Dalam Negeri Prancis, Gerald Darmanin, semakin panas. Darmanin tak gentar dengan tuntutan hukum pemain Al Ittihad itu.

Darmanin mengkritik Benzema yang memberi dukungan kepada Palestina dalam konflik Israel vs Hamas. Dia bahkan menuding sang pemain punya hubungan dengan Ikhwanul Muslimin (Muslim Brotherhood), organisasi yang dicap Darmanin sebagai teroris.

Pihak Benzema membantah hal itu dan menilai tudingan Darmanin mengada-ada. Pengacara Benzema bahkan siap mengajukan tuntutan hukum atas masalah ini karena Darmanin dianggap telah melakukan pencemaran nama baik.

Ancaman dari pihak Karim Benzema tidak menyurutkan nyali Gerald Darmanin. Pria 41 tahun itu siap bertarung di meja hijau dan kembali mengkritik sikap hipokrit eks Timnas Prancis itu.

Darmanin mempertanyakan Benzema yang tidak buka suara soal korban dari kubu Israel yang dibantai Hamas. Benzema juga tutup mulut atas pembunuhan Dominique Bernard, guru sekolah di Arras, Prancis, yang dibunuh ekstremis Islam dari etnis Chechnya, Mohamed Mogouckhov.

Kasus pembunuhan Bernard memang menjadi topik panas di Prancis. Kejahatan ini mengingatkan publik atas pembunuhan dan penjagalan kepala seorang guru bernama Samuel Paty oleh imigran muslim Rusia dari etnis Chechnya, Abdullakh Anzorov, tiga tahun lalu.

“Keluhan yang diajukan oleh pengacaranya? Ini adalah dakwaan yudisial. Saya akan menyerahkan jawabannya kepada pengadilan. Dia telah mengajukan keluhan,” kata Darmanin kepada RMC Sport.

Tn. Benzema adalah pesepakbola hebat yang diikuti jutaan orang. Saya perhatikan dia masih belum men-tweet tentang pembunuhan guru di Arras, juga belum men-tweet tentang bayi-bayi yang dipenggal, perempuan yang diperkosa, 1.300 orang yang dibantai oleh teroris Islam di Israel. Terorisme sangat berbahaya. Ini terdiri dari penggunaan semua sarana masyarakat – olahraga, musik, pengaruh di internet – untuk mempromosikan Islam,” dia menambahkan.

“Saya ingin Tuan Benzema men-tweet tentang pembunuhan guru di Arras. Dia dikenal sebagai penganut agama Islam yang sangat taat, dan sayangnya dia memiliki hubungan dengan orang-orang yang terkadang bersukacita atas pembunuhan Samuel Paty, misalnya.(dts)

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Mahakarya Messi

24 Juni 2026 - 10:16 WIB

Gelar Nobar Piala Dunia hingga Tingkat Polsek, Polda Sulbar Gandeng TVRI

17 Juni 2026 - 14:25 WIB

Digelar di Tiga Negara, Piala Dunia 2026 Jadi Edisi Terbesar dalam Sejarah

15 Juni 2026 - 15:04 WIB

Julian Quinones Jadi Pencetak Gol Pertama di Piala Dunia 2026

12 Juni 2026 - 14:23 WIB

JK dan Prabowo Bahas Investasi Rp70 triliun Pengembangan Energi Hijau

12 Juni 2026 - 14:20 WIB

Matius D Fakhiri Calon Tunggal Ketua Umum KONI Papua

4 Juni 2026 - 22:38 WIB

Trending di Olahraga