Menu

Mode Gelap
Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi Isra Miraj Jadi Momentum Pertobatan Ekoteologis, Menag Ajak Umat Berhenti Merusak Alam

Bisnis · 10 Okt 2024 13:52 WIB ·

16 Bos Perusahaan Tambang Temui Presiden Jokowi


16 Bos Perusahaan Tambang Temui Presiden Jokowi Perbesar

JAKARTA | Harian Merdeka

Pimpinan 16 perusahaan tambang mendatangi Istana Kepresidenan untuk menemui Presiden Jokowi, Rabu (9/10). Mereka bermaksud untuk berinvestasi di Ibu Kota Nusantara (IKN).

Menurut Menteri Investasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani yang ikut mendampingi para pengusaha mayoritas pengusaha tambang yang hadir di Istana memiliki area operasi di Kalimantan. Investasi yang mau dilakukan IKN akan bertajuk dari Kalimantan dan untuk Kalimantan.

“Mereka dan kita bertemu dengan bapak presiden untuk (menyatakan minat) berinvestasi di IKN. Jadi kesempatan itu ada dan terbuka tadi sudah ada pembicaraan di antaranya istilahnya mereka kalau perusahaan batu bara ini bergerak di Kalimantan, jadi dari Kalimantan untuk Kalimantan itu temanya,” papar Rosan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, dikutip detikcom, Rabu (9/10).

Rencananya, para pengusaha tersebut membentuk konsorsium khusus untuk melakukan investasi di IKN. Pembangunan yang bisa dilakukan meliputi pembangunan fasilitas gaya hidup, macam restoran hingga taman bermain atau theme park.

“Investasi ini bervariasi dan rencananya dari mereka akan membentuk konsorsium,” kata Rosan.

Soal berapa banyak investasi yang mungkin akan dihimpun dari pengusaha tambang, Rosan belum mau menjabarkan. Pada intinya dia bilang konsorsium baru dibentuk dan masih akan mengkaji semua potensi investasi yang ada. “Ini kan baru inisiasi awal nanti dilihat apa saja opportunity-nya,” sebutnya.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia yang juga ikut dalam pertemuan itu mengatakan para pengusaha tambang bersedia melakukan investasi untuk membangun di kawasan 6.000 hektare pertama di IKN.

“Alhamdullilah tadi mereka semua bersedia. Siap melakukan investasi dalam rangka percepatan pembangunan arah kebijakan dari Kepala OIKN untuk kawasan 6 ribu hektare pertama di IKN,” ungkap Bahlil. (jr)

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Drainase Buruk Picu Bencana Berkepanjangan

23 Januari 2026 - 15:05 WIB

Benyamin Tegaskan Hukuman Berat bagi Pelaku Pelecehan Siswa SD

23 Januari 2026 - 15:01 WIB

Banjir Kepung Kota Tangerang, 318 Warga Mengungsi di 42 Titik

23 Januari 2026 - 14:09 WIB

Kapolda Jabar Pastikan 11 Korban Tewas di Tambang Emas Gunung Pongkor Bogor

22 Januari 2026 - 17:17 WIB

​Pesan Irjen Pol Abdul Karim Saat Tutup Pembinaan Tradisi Bintara Divpropam di Pandeglang

22 Januari 2026 - 17:15 WIB

Farhan Tegaskan: Teknologi Termal Kecil Dilarang di Bandung

22 Januari 2026 - 16:57 WIB

Trending di Daerah