Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Daerah · 22 Feb 2024 11:58 WIB ·

5 KPPS di Tangsel Dirawat, 1 KPPS Pondok Jagung Meninggal Dunia


5 KPPS di Tangsel Dirawat, 1 KPPS Pondok Jagung Meninggal Dunia Perbesar

TANGSEL | Harian Merdeka

Setelah pekan lalu Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Pasar Kemis Kabupaten Tangerang, meninggal dunia karena kelelahan.
Kini terbaru ujung tombak KPU Tangsel, seorang anggota KPPS bernama Pedrik (37), warga Kelurahan Pondok Jagung Timur, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), meninggal dunia, setelah bertugas menjadi KPPS, kelelahan lalu menderita sakit.

Komisioner KPU Tangsel, Heni Lestari mengutarakan yang bersangkutan dilaporkan meninggal dunia setelah sempat menjalani pemeriksaan kesehatan di puskesmas setempat, dan mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Insan Permata.

“Pedrik bertugas di TPS 20, Kelurahan Pondok Jagung Timur. Kalau untuk kronologisnya, memang almarhum sudah menyelesaikan pekerjaannya pada 14 dan 15 Februari nenurut informasinya. Jadi pada 16, 17, dan 18 Februari dia mengaku tidak enak badan dan sudah melakukan pemeriksaan melalui tim kesehatan puskesmas,” tutur Heni.
Setelah tak kunjung jua sehat, lanjutnya, almarhum kemudian dibawa keluarga ke klinik terdekat, kemudian dilarikan ke rumah sakit.”Saat tanggal 19 keadaannya kritis, dan akhirnya pukul 22.00 WIB menghembuskan napas terakhirnya,” lirihnya.

Heni menyebut jumlah petugas KPPS yang mengalami sakit hingga mendapat perawatan di rumah sakit sebanyak lima petugas, dan satu petugas meninggal dunia.
“Sampai sejauh ini, tidak ada penambahan. Mudah-mudahan tidak ada petugas lain yang akhirnya sakit kembali,” harap Heni.

Menurutnya, KPU Tangsel juga telah mengurus uang santunan kematian almarhum dari BPJS Ketenagakerjaan. Sementara biaya pengobatan korban menggunakan BPJS Kesehatan.

“Kalau untuk KPPS yang meninggal dunia kami tadi langsung takziah ke rumah duka. Kemudian, menyampaikan sejumlah uang duka ke keluarga,” ujarnya.

Almarhum Pedrik diketahui memiliki riwayat penyakit asma. Namun, diduga dia bekerja terlalu lelah hingga dua hari sejak 14 dan 15 Februari. “Informasinya memang punya asma, ditambah kelelahan,” tukas Heni.

Sebelumnya, anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Kabupaten Tangerang, Satriawan, diberitakan meninggal dunia. Ia diduga kelelahan saat melaksanakan tugasnya pada Pemilu 2024.(BR)

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pupuk Kaltim Gandeng Mabes Polri Sosialisasi Sistem Manajemen Pengamanan

29 April 2026 - 11:37 WIB

Dihari Puncak Hari Bakti Pemasyarakatan Ke-62, Lapas Gunungsitoli Berbagi Bansos ke WBP

28 April 2026 - 13:53 WIB

KPPG Bali Tebar Sembako dan Edukasi Kurangi Plastik

27 April 2026 - 11:08 WIB

HUT ke 27 Kota Depok, Ada Kejutan Pelayanan Imigrasi

24 April 2026 - 16:38 WIB

Tinjau Genangan Air di Jalan Puspitek, Pilar Pastikan Pemkot Tangsel Layanan Terpadu

23 April 2026 - 16:33 WIB

Aliran Kali Ciputat Hilang, BCW Desak APH Periksa Izin Lingkungan PT JRP

23 April 2026 - 12:13 WIB

Trending di Daerah