Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Teknologi · 28 Feb 2025 12:20 WIB ·

TTG 2025: Aksi Inovator Lokal Kabupaten Tangerang


TTG 2025: Aksi Inovator Lokal Kabupaten Tangerang Perbesar

KAB. TANGERANG | Harian Merdeka

Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kabupaten Tangerang menyelenggarakan Lomba Teknologi Tepat Guna (TTG) 2025 di Gedung Serbaguna Kabupaten Tangerang. Ajang ini bertujuan mendorong inovasi teknologi yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Lomba diikuti 24 peserta dari 16 kecamatan yang memamerkan berbagai inovasi, seperti robotik, pemanas tenaga surya untuk pertanian dan perikanan, serta teknologi pengurai bakteri septic tank yang ramah lingkungan.

Asisten Bidang Administrasi Umum (Asda III), Firzada Mahalli, berharap peserta dapat menciptakan teknologi yang bermanfaat dengan harga terjangkau.

“Beberapa inovasi sangat menjanjikan, seperti pemanas matahari yang mendukung pertanian dan perikanan serta septic tank pengurai bakteri yang hemat lahan,” terangnya, kepada Wartawan, Kamis (27/2/25)

Sementara itu, Kepala DPMPD Kabupaten Tangerang, Yayat Rohiman menjelaskan, lomba TTG tersebut memiliki fokus pada pengembangan alat atau teknologi yang berguna bagi masyarakat. Dengan ini, ia optimistis akan muncul bibit-bibit yang akan menciptakan penemuan yang bermanfaat bagi negara.

“Harapannya, teknologi yang dihasilkan oleh para penemu atau inventor dari Kabupaten Tangerang dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya di lokasi.

Tambah Yayat, Lomba TTG kali ini memiliki beberapa kriteria penting, yaitu alat yang dihasilkan harus mudah dibuat dengan bahan baku yang tersedia secara lokal, ramah lingkungan, dan terjangkau dari segi biaya.

“Kami ingin teknologi ini bukan hanya bermanfaat, tetapi juga dapat diakses oleh banyak orang dengan harga yang terjangkau,” tambah Yayat.

Sebagai bagian dari proses penilaian, DPMPD menggandeng tiga lembaga yang berkompeten, yaitu Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes), serta Bappeda Provinsi Banten.

“Juri dari ketiga lembaga ini adalah profesional yang memiliki keahlian di bidangnya. Kami berharap penilaian ini dapat menghasilkan teknologi terbaik yang dapat membawa dampak positif bagi masyarakat,” lanjutnya.

Juara pertama, sambung Yayat, dari lomba TTG tingkat Kabupaten Tangerang akan mewakili daerah tersebut untuk berlomba di tingkat Provinsi Banten.

“DPMPD berharap lomba ini tidak hanya berfokus pada pencapaian juara, tetapi juga pada peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui penerapan teknologi yang tepat guna,” pungkasnya. (fj/dam)

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Menkomdigi: Wajah Jadi Kunci Utama Putus Kejahatan Digital

28 Januari 2026 - 14:53 WIB

Seminar AMKI Dorong Peran Media dalam Pemberantasan Penipuan Digital

21 November 2025 - 11:05 WIB

Dirjen Hubdat Dorong Digitalisasi Transportasi Darat

2 September 2025 - 13:04 WIB

Epson Indonesia Perkenalkan Inovasi Proyektor Terbaru di IHEAC 2024: EpiqVision Mini dan EH-QL3000W

9 Desember 2024 - 10:55 WIB

Disnaker Tangerang Gelar Vitual Job

29 November 2024 - 20:16 WIB

Pemkab Tegal Luncurkan Layanan Kependudukan untuk Mudahkan Akses Pelayanan Publik

20 November 2024 - 10:25 WIB

Trending di Teknologi