Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Politik · 17 Okt 2025 11:43 WIB ·

DPR Usulkan Buat Konsep Kitchen School MBG


DPR Usulkan Buat Konsep Kitchen School MBG Perbesar

JAKARTA | Harian Merdeka

Wakil Ketua Komisi X DPR RI dari Fraksi PKB, Lalu Hadrian Irfani, mengusulkan pembuatan konsep kitchen school Makan Bergizi Gratis (MBG) khusus di daerah 3T serta wilayah pelosok yang sulit dijangkau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Menurutnya, konsep itu penting untuk memastikan keberlanjutan dan pemerataan akses gizi perserta didik di Indonesia, terutama di wilayah terpencil yang menghadapi kendala infrastruktur, logistik, dan distribusi bahan pangan.

“Kita ingin agar anak-anak di daerah 3T juga mendapatkan hak yang sama untuk menikmati makanan bergizi setiap hari sekolah. Untuk itu, saya mengusulkan agar sekolah di daerah terpencil memiliki dapur sekolah MBG,” ujarnya.

Di jelaskan, dapur sekolah dapat dikelola oleh sekolah bersama masyarakat sekitar sesuai dengan regulasi dan SOP dari BGN. Dengan demikian, Kitchen School tidak hanya mendukung gizi siswa, tetapi juga memberdayakan ekonomi lokal dan memperkuat ketahanan pangan di tingkat komunitas.

“Selain untuk memenuhi kebutuhan makan bergizi gratis, dapur sekolah bisa menjadi sarana pendidikan praktis tentang gizi. Jadi, manfaatnya tidak hanya gizi, tapi juga pendidikan karakter dan keterampilan hidup,” tambahnya.

Lalu Hadrian menilai, penerapan konsep Kitchen School dapat menjadi solusi efektif di daerah yang sulit dijangkau oleh sistem distribusi SPPG. Dengan pemanfaatan sumber daya lokal, program ini bisa lebih efisien, berkelanjutan, dan sesuai dengan kondisi geografis serta budaya masyarakat setempat.

“Kita perlu memastikan program Makan Bergizi Gratis berjalan merata dan adil. Jangan sampai anak-anak di pelosok tertinggal hanya karena faktor jarak. Dapur sekolah adalah langkah konkret untuk memastikan tidak ada yang tertinggal,” tegasnya.

Ketua DPW PKB NTB itu menegaskan bahwa usulan Kitchen School itu khusus untuk daerah 3T dan pelosok yang sulit dijangkau, bukan daerah perkotaan yang aksesnya mudah.

“Di daerah perkotaan sudah ada SPPG yang menyiapkan sajian MBG untuk anak-anak kita,” tandasnya.

Program MBG merupakan salah satu inisiatif nasional untuk meningkatkan kualitas gizi dan kesehatan peserta didik, sekaligus mendukung tumbuh kembang anak dan peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia di masa depan. (jr)

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Matahukum Bedah Dua Wajah Nanik Deyang: Menangis tapi Suka Blokir Wartawan

1 Mei 2026 - 20:06 WIB

Menteri Hukum RI Bertemu Firman Jaya Daeli, Bahas Penguatan Negara Hukum Indonesia

28 April 2026 - 16:50 WIB

Honeymoon Selesai, Begini Rapor 1,5 Tahun Prabowo-Gibran Versi Survei IndexPolitica

21 April 2026 - 20:16 WIB

Pesawaran Bersinar di Rakorwil PSI Lampung: Diganjar Hadiah Khusus dari Ketum Kaesang

21 April 2026 - 12:16 WIB

Direktur P3S : Cari Aman dalam TPPU, Ahmad Ali Hijrah ke PSI

21 April 2026 - 12:08 WIB

Godok Revisi UU Advokat, Kongres Advokat Indonesia : Tidak Ada Lagi Wadah Tunggal

21 April 2026 - 11:49 WIB

Trending di Politik