Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Politik · 20 Nov 2025 12:53 WIB ·

Fadli Zon Dorong Pembentukan Ekosistem Qasidah


Fadli Zon Dorong Pembentukan Ekosistem Qasidah Perbesar

JAKARTA | Harian Merdeka

Menteri Kebudayaan Fadli Zon menegaskan pentingnya pembentukan ekosistem qasidah di Indonesia. Ia menilai kesenian bernuansa religi itu memiliki akar sejarah panjang dalam kebudayaan Nusantara, namun hingga kini belum tercatat sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTB) Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Fadli saat menerima audiensi Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Seni dan Qasidah Indonesia (LASQI) Nusantara Jaya di Gedung Kementerian Kebudayaan, Jakarta. Pertemuan itu membahas penyelenggaraan Lasqi Nusantara Fest 2025 di Kabupaten Bogor serta upaya mendorong qasidah agar dapat diusulkan sebagai WBTB.

“Kita memiliki 2.231 WBTB Indonesia, dan qasidah, yang sangat pantas untuk diangkat sebagai WBTB, ternyata belum masuk. Kita memang juga perlu mendorong pengembangan Islamic art seperti seni lukis, monumen, instalasi, maupun musik, termasuk qasidah ini,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (19/11/2025).

Fadli menekankan perlunya riset, pembinaan, dan sentuhan kreatif untuk menjaga keberlanjutan qasidah. Menurutnya, qasidah memiliki rekam sejarah kuat dan audiens besar sehingga perlu dukungan serius.

“Perlu ada penelitian, workshop, dan pembinaan agar qasidah terus hidup dan relevan. Kita perlu membentuk ekosistemnya, seperti melalui lokakarya, laboratorium, pelatihan, dan wadah kreasi,” tambahnya.

Ketua Umum DPP LASQI, Jazilul Fawaid, menyampaikan apresiasi terhadap program Kementerian Kebudayaan. Ia menilai qasidah mulai mengalami pergeseran di tengah masyarakat sehingga memerlukan upaya pelestarian lebih intensif.

“Kami berterima kasih atas program-program Kementerian Kebudayaan yang terus mengedukasi dan memperteguh jati diri bangsa. Satu hal yang ingin kami titipkan adalah terkait pelestarian qasidah. Di kampung-kampung, setiap ada kegiatan keagamaan selalu ada qasidah. Namun kini mulai bergeser, dan karena itu kami ingin qasidah dicatat sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia,” ujar Jazilul. (hmi)

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

IKA PMII Pakuan: Penataan Wali Kota Bogor Jangan Cekik Ekonomi Rakyat

17 April 2026 - 12:12 WIB

Denny Charter: Kejaksaan Lebih Mumpuni, Saatnya KPK Dibubarkan

17 April 2026 - 12:10 WIB

Soal Pemberitaan Tempo, Nasdem Jabar Ingat Etika Pers dan Kepatutan Ruang Publik

17 April 2026 - 11:58 WIB

​Bantah Isu Gabung Gerindra, Arif Rahman: NasDem Bukan PT Tbk, Kami Punya Mandat Rakyat

14 April 2026 - 17:02 WIB

Kinerja Jeblok, Menteri Pariwisata Didesak Masuk Kotak Reshuffle

14 April 2026 - 14:15 WIB

Di Tengah Wacana Merger Gerindra–NasDem, Nasib Anies Baswedan di 2029 di Ujung Persimpangan

14 April 2026 - 14:10 WIB

Trending di Politik