Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Internasional · 22 Nov 2025 19:57 WIB ·

Jokowi Pamer Warisan Infrastruktur di Forum Bloomberg Singapura


Jokowi Pamer Warisan Infrastruktur di Forum Bloomberg Singapura Perbesar

JAKARTA | Harian Merdeka

Presiden ke-7 RI Joko Widodo memamerkan capaian pembangunan infrastruktur selama masa pemerintahannya saat berpidato di Bloomberg New Economy Forum 2025 di Singapura, Jumat (21/11). Di hadapan para pemimpin dunia dan pelaku bisnis global, Jokowi menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur merupakan fondasi utama untuk memperkuat ekonomi Indonesia.

Jokowi mengatakan ketika pertama kali menjabat sebagai presiden, tantangan terbesar adalah mencari cara membangun ekonomi yang kuat bagi 280 juta penduduk Indonesia. Ia menegaskan tidak ada jalan pintas dalam membangun perekonomian nasional.

“Kami tahu tidak ada jalan pintas. Itulah sebabnya kami fokus pada hal-hal mendasar: membangun jalan, pelabuhan, bandara, pembangkit listrik, dan jaringan digital. Tanpa infrastruktur yang kuat, ekonomi tidak akan bisa tumbuh,” ujar Jokowi.

Selain infrastruktur fisik, Jokowi menekankan pembangunan infrastruktur digital sebagai pilar penting transformasi ekonomi Indonesia. Pemerintah, kata dia, telah membangun pusat data, meluncurkan satelit baru, memperluas jaringan digital, serta meningkatkan konektivitas dari kota besar hingga pelosok.

Di era pemerintahannya, Indonesia juga memperkenalkan berbagai regulasi yang mendorong tumbuh kembangnya bisnis lokal dan startup. “Hari ini, kami memiliki alasan kuat mengapa pembangunan infrastruktur dan regulasi sangat penting sebelum melangkah menuju intelligence economy,” kata Jokowi.

Ia menyebut sejumlah perusahaan teknologi nasional seperti Tokopedia, Gojek, dan Halodoc sebagai contoh nyata bagaimana ekosistem digital berkembang berkat dukungan infrastruktur dan kebijakan yang tepat.

Jokowi turut membanggakan sistem pembayaran digital nasional, QRIS, yang kini digunakan secara luas dari kota besar hingga desa kecil. “QRIS Indonesia membuat pembayaran digital menjadi mudah dan universal. Hari ini, seorang pedagang kaki lima di desa kecil menggunakan sistem pembayaran yang sama dengan yang digunakan perusahaan besar di Jakarta,” ujarnya.

Melalui forum internasional tersebut, Jokowi menegaskan bahwa warisan pembangunan infrastruktur—baik fisik maupun digital—menjadi modal besar Indonesia memasuki era ekonomi berbasis kecerdasan dan digitalisasi.(ags/hmi)

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bareskrim Polri Musnahkan Bawang Ilegal Lewat Jalur Tikus di Perbatasan Malaysia

22 Mei 2026 - 15:53 WIB

Kecam Keras Israel, PSI Dukung Sepenuhnya Upaya Pemerintah RI Membebaskan Relawan dan Jurnalis

21 Mei 2026 - 11:46 WIB

Dewan Pers Kecam Tentara Israel Tangkap Jurnalis Indonesia, Pemerintah Harus Tegas

19 Mei 2026 - 15:16 WIB

Aksi Heroik PMI Selamatkan Lansia di Korsel, Sugianto Dapat Apresiasi dan Bertemu Presiden

2 April 2026 - 15:12 WIB

PDIP Nilai Pemerintah Berupaya Kembalikan Politik Luar Negeri ke Prinsip Awal

30 Maret 2026 - 18:03 WIB

Presiden Prabowo Subianto Bertolak ke Jepang, Dijadwalkan Bertemu Kaisar Naruhito

30 Maret 2026 - 17:53 WIB

Trending di Internasional