JAKARTA | Harian Merdeka
Manchester City kian tertatih dalam perburuan gelar Liga Inggris musim ini. Hasil imbang 1-1 melawan Chelsea membuat The Citizens kini tertinggal enam poin dari Arsenal yang nyaman bertengger di puncak klasemen.
Bertanding di Etihad Stadium pada lanjutan Liga Inggris, Senin (5/1/2026) dini hari WIB, City sebenarnya membuka asa kemenangan setelah unggul lebih dulu lewat gol Tijjani Reijnders. Namun keunggulan tersebut buyar di detik-detik akhir pertandingan.
Chelsea sukses mencuri gol penyama kedudukan melalui Enzo Fernandez, memaksa laga berakhir tanpa pemenang dan membuat publik Etihad terdiam.
Hasil ini menjadi pukulan telak bagi skuad asuhan Pep Guardiola. Manchester City kembali gagal meraih poin penuh untuk kali kedua secara beruntun. Saat ini, City berada di posisi kedua klasemen dengan koleksi 42 poin, terpaut enam angka dari Arsenal.
Meski demikian, optimisme masih dijaga di ruang ganti City. Reijnders menegaskan timnya belum menyerah dalam persaingan juara.
“Kami harus terus maju dan kami masih yakin bisa membalikkan keadaan. Pertandingan selanjutnya sangat penting lagi,” kata Reijnders.
Ujian berat belum berakhir bagi City. Mereka dijadwalkan menjamu Brighton & Hove Albion pada Kamis (8/1/2026) dini hari WIB. Laga tersebut diprediksi tidak akan mudah, mengingat kondisi skuad yang mulai pincang.
Dalam pertandingan melawan Chelsea, dua bek andalan City, Josko Gvardiol dan Ruben Dias, mengalami cedera. Situasi ini membuat stok lini belakang Manchester City semakin menipis, menambah pekerjaan rumah Guardiola di tengah ketatnya persaingan papan atas.
Dengan jarak poin yang makin melebar dan badai cedera yang datang bersamaan, langkah Manchester City untuk mengejar Arsenal kini benar-benar berada di jalur terjal. (dts/Fj)







