Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Daerah · 24 Jan 2026 18:11 WIB ·

Hujan Deras Picu Longsor Maut di Lembang


Hujan Deras Picu Longsor Maut di Lembang Perbesar

BANDUNG | Harian Merdeka

Bencana longsor kembali menelan korban jiwa di Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Sepasang suami istri meninggal dunia setelah rumah mereka tertimbun longsoran tebing di Kampung Sukadami, Desa Sukajaya, Sabtu (24/1) dini hari.

Kapolsek Lembang Dana Suhenda menjelaskan, longsor terjadi sekitar pukul 04.00 WIB setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak malam. Intensitas hujan yang tinggi membuat struktur tanah menjadi labil dan tidak mampu menahan beban air.

“Curah hujan yang cukup tinggi menyebabkan tanah menjadi gembur. Tebing dengan ketinggian sekitar 25 meter dan lebar 12 meter tidak mampu menahan debit air, sehingga terjadi longsor dan menimpa satu unit rumah warga,” kata Dana saat dikonfirmasi.

Akibat peristiwa tersebut, dua penghuni rumah bernama Hendra Hermawan (25) dan Hana Hardianti (20) tewas di lokasi kejadian. Keduanya diketahui merupakan pasangan suami istri yang sehari-hari bekerja sebagai buruh harian lepas.

“Korban suami istri tertimpa reruntuhan rumah akibat longsor. Keduanya telah berhasil dievakuasi dan dimakamkan,” ujar Dana.

Selain merenggut korban jiwa, longsor juga berdampak pada akses transportasi. Pohon bambu roboh dan menutup Jalan Kolonel Masturi di depan kawasan Rumah Seniman Pohon Bambu, sehingga sempat memutus jalur penghubung Cisarua–Lembang.

“Untuk akses Jalan Kolonel Masturi sempat tidak bisa dilalui dari dua arah akibat pohon bambu roboh. Namun saat ini jalur tersebut sudah berhasil dibuka dan dapat kembali dilintasi kendaraan,” jelasnya.

Petugas kepolisian bersama aparat desa dan warga langsung melakukan evakuasi, pembersihan material longsor, serta penanganan darurat di lokasi. Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan mengingat cuaca ekstrem dan potensi hujan lebat masih berpeluang terjadi di wilayah tersebut. (hab)

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Gempa M5,9 Guncang Nias Utara, Warga Gunungsitoli Terbangun, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

20 April 2026 - 13:10 WIB

FPRMI Gelar Open Golf Tournament 2026, Perkuat Sinergi dan Kebersamaan di Momentum HPN

18 April 2026 - 20:39 WIB

Polres Nias Terbitkan SP2HP, Dugaan Pungli di SMKN 1 Idanogawo Mulai Diusut

18 April 2026 - 20:33 WIB

Egi Hendrawan: Sekolah Gratis Andra Soni Investasi Putus Rantai Kemiskinan

18 April 2026 - 20:14 WIB

Pilar Terjun Langsung Tinjau Titik Banjir dan Longsor Akibat Hujan Ekstream

16 April 2026 - 12:13 WIB

Layanan Perumda TKR Kabupaten Tangerang Makin Top di Usia 50 Tahun.

16 April 2026 - 12:04 WIB

Trending di Daerah