Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Pemerintahan · 3 Okt 2023 23:18 WIB ·

Waspada, 11 Kecamatan di Jaktim dan Jaksel Berpotensi Tanah Longsor


Waspada, 11 Kecamatan di Jaktim dan Jaksel Berpotensi Tanah Longsor Perbesar

JAKARTA | Harian Merdeka

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta memberikan peringatan adanya potensi tanah longsor di 11 wilayah kecamatan yang ada di Kota Jakarta Timur dan Kota Jakarta Selatan.

Hal tersebut disampaikan melalui akun media sosial resmi instagram bpbddkijakarta pada Selasa (3/10/2023) dengan tema ‘Info Prakiraan Wilayah Potensi Terjadi Tanah Longsor di Wilayah DKI Jakarta bulan Oktober 2023’.

“Prakiraan wilayah potensi terjadi gerakan tanah disusun berdasarkan hasil tumpang susun (overlay) antara peta zona kerentanan gerakan tanah dengan peta prakiraan curah hujan bulanan yang diperoleh dari BMKG,” tulis admin akun tersebut.

BPBD DKI mengutip informasi dari PVMBG (Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi), beberapa daerah di Provinsi DKI Jakarta berada di Zona Menengah.

Zone menengah itu dijelaskan BPBD DKI Jakarta ada di dua kota administrasi yakni.

  1. Jakarta Selatan, meliputi wilayah Kecamatan Cilandak, Jagakarsa, Kebayoran Baru, Kebayoran Lama, Mampang Prapatan, Pancoran, Pasar Minggu, dan Pesanggrahan.
  2. Jakarta Timur, meliputi wilayah Kecamatan Cipayung, Kramatjati, dan Pasar Rebo.

“Pada Zona Menengah dapat terjadi gerakan tanah jika curah hujan di atas normal, terutama pada daerah yang berbatasan dengan lembah sungai, gawir, tebing jalan atau jika lereng mengalami gangguan,” jelas admin dalam postingannya.

Sementara pada Zona Tinggi, gerakan tanah lama dapat aktif kembali.

BPBD DKI kemudian mengimbau agar masyarakat dapat mengantisipasi munculnya tanah longsor di wilayah tersebut.

“Untuk itu, kepada Lurah, Camat, dan masyarakat diimbau untuk tetap mengantisipasi adanya potensi gerakan tanah pada saat curah hujan di atas normal,” tulis admin akun bpbddkijakarta.(hab)

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pengamat Transportasi Dukung Pemprov DKI Lakukan Penyesuaian Tarif Transjabodetabek: Rp3.500 Itu Terlalu Murah

12 Juni 2026 - 14:27 WIB

Pemborosan! Anggaran Rapat Disperkimta Tangsel Rp 1,5 Miliar.

8 Juni 2026 - 15:46 WIB

Pangan Mahal dan Industri Tumbang, MataHukum: Tidak Ada Alasan Pertahankan Mendag

8 Juni 2026 - 10:25 WIB

Forsiber Desak KPK dan Kejaksaan Usut Pengadaan di Korlantas Polri

4 Juni 2026 - 13:36 WIB

Mengawal Transparansi Anggaran “POPDA” Dispora Pemkot Tangerang.

3 Juni 2026 - 10:18 WIB

HUT ke-10 Polda Sulbar, Gubernur Suhardi Duka Puji Peran Strategis Polri

2 Juni 2026 - 10:10 WIB

Trending di Pemerintahan