Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Internasional · 10 Mar 2026 13:40 WIB ·

Presiden Prabowo Pimpin Taklimat Nasional: Fokus pada Stabilitas dan Keamanan Geopolitik Global


Presiden Prabowo Pimpin Taklimat Nasional: Fokus pada Stabilitas dan Keamanan Geopolitik Global Perbesar

JAKARTA | Harian Merdeka

Presiden Prabowo Subianto berencana menyampaikan taklimat kepada masyarakat Indonesia terkait perkembangan situasi geopolitik dunia yang dinilai tengah mengalami ketegangan. Penyampaian tersebut dijadwalkan dilakukan dalam waktu dekat.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat meresmikan ratusan jembatan di berbagai wilayah Indonesia melalui agenda yang digelar secara daring, Selasa (10/3/2026). Dalam kesempatan tersebut, ia menyinggung dampak dinamika global, termasuk konflik di kawasan Timur Tengah, yang berpotensi memengaruhi kondisi ekonomi dan stabilitas dunia.

Prabowo mengingatkan masyarakat agar bersiap menghadapi berbagai tantangan yang mungkin muncul akibat situasi global tersebut. Meski demikian, ia menilai Indonesia memiliki potensi dan kekuatan untuk menghadapi berbagai dinamika yang terjadi.

Menurutnya, pemerintah juga berkewajiban menyampaikan kondisi yang sebenarnya kepada masyarakat. Karena itu, ia berencana memberikan penjelasan langsung mengenai perkembangan geopolitik serta langkah-langkah yang akan diambil pemerintah.

Selain itu, Prabowo kembali menekankan pentingnya pengelolaan sumber daya nasional secara bertanggung jawab. Ia menilai upaya pemberantasan korupsi harus terus dilakukan guna mencegah kebocoran keuangan negara.

Dalam kesempatan yang sama, Prabowo menegaskan bahwa Indonesia tetap berpegang pada prinsip politik luar negeri bebas aktif. Prinsip tersebut menempatkan Indonesia untuk tidak berpihak pada blok kekuatan mana pun, serta tetap menjalin hubungan baik dengan berbagai negara di dunia.

Ia juga menyebut nilai keberagaman yang tercermin dalam semboyan Bhinneka Tunggal Ika menjadi dasar bagi Indonesia untuk menjaga persatuan di dalam negeri sekaligus menghormati berbagai bangsa, agama, dan kelompok etnis di tingkat internasional. (Fj)

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Honeymoon Selesai, Begini Rapor 1,5 Tahun Prabowo-Gibran Versi Survei IndexPolitica

21 April 2026 - 20:16 WIB

Pesawaran Bersinar di Rakorwil PSI Lampung: Diganjar Hadiah Khusus dari Ketum Kaesang

21 April 2026 - 12:16 WIB

Direktur P3S : Cari Aman dalam TPPU, Ahmad Ali Hijrah ke PSI

21 April 2026 - 12:08 WIB

Godok Revisi UU Advokat, Kongres Advokat Indonesia : Tidak Ada Lagi Wadah Tunggal

21 April 2026 - 11:49 WIB

Dari Magelang, Ketua DPRD Kota Gunungsitoli Serap Strategi Bangun Daerah

20 April 2026 - 12:53 WIB

IKA PMII Pakuan: Penataan Wali Kota Bogor Jangan Cekik Ekonomi Rakyat

17 April 2026 - 12:12 WIB

Trending di Politik