Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Daerah · 13 Mar 2026 11:44 WIB ·

Sinergi Perumahan dan UMKM: Menteri Maruarar Resmikan Gentengisasi di Majalengka


Sinergi Perumahan dan UMKM: Menteri Maruarar Resmikan Gentengisasi di Majalengka Perbesar

MAJALENGKA | Harian Merdeka

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menyebut program gentengisasi yang dimulai di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, mampu menyerap produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dengan total komitmen transaksi sekitar Rp3 miliar.

Ia mengatakan sebagai langkah awal pelaksanaan program tersebut, sejumlah truk genteng dari sentra produksi di Jatiwangi sudah dikirim ke sejumlah proyek pembangunan perumahan pada Rabu (11/3) malam.

“Kita harus buat sesuatu yang real buat rakyat kita, dan UMKM kita harus dididik punya daya saing yang tinggi, dan saya yakin bisa,” kata Menteri PKP dalam keterangan yang diterima di Majalengka, Kamis.

Ia menyampaikan program tersebut merupakan implementasi dari arahan Presiden Prabowo Subianto, agar pembangunan perumahan rakyat juga memberikan dampak ekonomi bagi pelaku usaha kecil dan masyarakat.

Program gentengisasi, kata Maruarar, merupakan kebijakan yang mendorong penggunaan produk UMKM lokal dalam pembangunan rumah rakyat di berbagai daerah.

Ia mengemukakan total pemesanan genteng dari Jatiwangi mencapai 24 truk, yang nantinya dipakai untuk berbagai program pemerintah dan pengembang perumahan.

Ia menegaskan kebutuhan genteng untuk pembangunan perumahan rakyat ke depan, sangat besar sehingga pelaku UMKM perlu meningkatkan kualitas produknya agar mampu bersaing.

Produk genteng dari Jatiwangi, lanjut dia, merupakan salah satu kearifan lokal yang menjadi bagian dari ciri khas masyarakat di Kabupaten Majalengka.

“Jangan ragukan soal kebutuhan, karena kebutuhannya banyak sekali. Tapi bagaimana kualitas kita supaya bisa unggul dan terpercaya,” tuturnya.

Sementara itu, Bupati Majalengka Eman Suherman menyampaikan pemerintah daerah juga mengalokasikan program perbaikan rumah tidak layak huni sebanyak 1.715 unit pada 2026.

Menurut dia, program tersebut diperkirakan menyerap belanja genteng dari pengusaha lokal dengan nilai sekitar Rp1,5 miliar.

Selain itu, ia mengatakan melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari pemerintah pusat, sebanyak 900 rumah di Kabupaten Majalengka direncanakan diperbaiki dengan potensi kebutuhan genteng sekitar Rp1 miliar.

“Tahun 2026, kami akan melaksanakan program perbaikan rumah tidak layak huni 1.715 unit,” katanya. (Egi)

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pilar Terjun Langsung Tinjau Titik Banjir dan Longsor Akibat Hujan Ekstream

16 April 2026 - 12:13 WIB

Layanan Perumda TKR Kabupaten Tangerang Makin Top di Usia 50 Tahun.

16 April 2026 - 12:04 WIB

Prestasi Gemilang, PERUMDAM TKR Raih TOP BUMD Awards.

16 April 2026 - 12:01 WIB

Rekrut Anak Jadi Sopir, Kadishub Kota Gunungsitoli Diduga Langgar Edaran Wali Kota

16 April 2026 - 11:56 WIB

Cara Negara Memperkaya Oligarki Sawit Lewat Alokasi Volume Biodiesel B50

15 April 2026 - 13:02 WIB

Sertijab Pejabat Polres Nias, Kabag SDM Kini Dijabat AKP Sonahami Lase

15 April 2026 - 12:59 WIB

Trending di Ekbis