Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Nasional · 24 Okt 2023 08:27 WIB ·

Presiden Minta Sambungan Air Bersih ke Daerah


Presiden Minta Sambungan Air Bersih ke Daerah Perbesar

JAKARTA | Harian Merdeka

Pemerintah menggenjot sambungan air bersih pada ke seluruh daerah di Indonesia, terutama pada wilayah dengan tingkat stunting tinggi. Dari 10 juta sambungan air bersih tahun 2024, baru 3,8 juta yang tersambung air bersih.

Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa mengatakan, pemerintah akan mempercepat sambungan air bersih. Setidaknya, dari target 10 juta sambungan air bersih, ada tiga juta tambahan tahun depan.
Untuk mencapai capaian target tersebut, lanjut Suharno, Presiden Jokowi sangat mendukung dengan membentuk instruksi presiden dalam mempercepat sambungan air bersih ke daerah.

“Target penyelesaiannya tahun depan 2024, kira-kira bisa lebih dari 3 juta sambungan rumah sehingga bisa 62% lah paling tidak dari yang sudah ditargetkan yang tadinya 10 juta, mudahan-mudahan itu bisa kita capai,” ujar Suharso di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (23/10/2023).

Terkait anggaran, Suharno menyampaikan pemerintah membutuhkan anggaran sekitar Rp 17,2 triliun untuk menyambungkan 3 juta sambungan tambahan air bersih ke seluruh Indonesia.

“Anggarannya diperlukan sekitar Rp 17 triliunan. Kita akan sisir dulu, yang sudah dialokasikan hari ini seperti apa, baik melalui dana alokasi khusus maupun yang ada di Kementerian PUPR. Kemungkinan Rp 16 triliun itu untuk sambungan rumah dan Rp 1,2 triliun itu untuk air bakunya,” jelasnya.

Ia menambahkan, Presiden Jokowi memberikan arahan agar sasaran rumah yang mendapatkan sambungan air bersih adalah rumah di daerah yang tingkat stunting-nya tinggi.

“Arahan Presiden adalah sasaran rumah yang mendapatkan ini adalah di daerah, termasuk daerah yang tingkat stunting-nya tinggi, terutama yang membutuhkan intervensi pengadaan air bersih yang lebih baik,” jelas Suharso. (jr/you)

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Sebut Proyeksi BI Cuma Pembelaan Diri, CBA Desak Perry Warjiyo Mundur Jika Rupiah Anjlok

5 Juni 2026 - 10:40 WIB

Pupuk Kaltim Borong Tiga Penghargaan TOP CSR Awards 2026

5 Juni 2026 - 10:38 WIB

Resmi Dilantik, Kapolda Metro Jaya Minta 993 Bripda Baru Jaga Integritas

5 Juni 2026 - 10:24 WIB

PBHI Jakarta Apresiasi Penegakan Hukum di Era Prabowo

4 Juni 2026 - 13:20 WIB

Kejagung Geledah Kantor Badan Gizi Nasional Usai Pencopotan Dadan

3 Juni 2026 - 10:54 WIB

Karangan Bunga Gema Kosgoro untuk BGN: Dukung Prabowo Copot 3 Pejabat

3 Juni 2026 - 10:46 WIB

Trending di Nasional