Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Nasional · 26 Okt 2023 19:48 WIB ·

Benarkah Jokowi dengan Megawati “Perang Dingin”?


Benarkah Jokowi dengan Megawati “Perang Dingin”? Perbesar

JAKARTA | Harian Merdeka

Pertanyaan soal kondisi hubungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan Ketua Umum (Ketum) PDIP Megawati Soekarnoputri mencuat usai Gibran Rakabuming Raka menjadi bakal cawapres Prabowo Subianto. Benarkah Jokowi dan Megawati sedang perang dingin?

Menanggapi hal ini, Sekretaris Kabinet Pramono Anung memastikan bahwa hubungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dalam keadaan yang baik-baik saja.

“Iya pokoknya hubungannya baik-baik saja, cerah ceria, dan rumor yang beredar itu udah ga benerlah,” kata Pramono di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (26/10/2023).

Mengenai pertemuan antara Jokowi dan Megawati, Pramono menyebut bahwa dirinya masih fokus kerja seperti biasa. “Yang jelas kita tetap kerja seperti biasa,” kata Pramono.

Terkait status Gibran di PDIP, Pramono menyerahkan seluruh keputusannya kepada partai berlogo banteng tersebut “Itu urusan partai, saya sekretaris kabinet, urusannya di sini (istana),” ungkapnya.

Sebelumnya, Jokowi mengungkapkan hubungannya dengan Megawati usai putra sulungnya sekaligus Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, diumumkan menjadi bakal cawapres Prabowo. Jokowi menyebut hubungannya dengan PDIP ataupun Megawati baik-baik saja.

“Baik-baik saja,” kata Jokowi usai membuka BNI Investor Daily Summit 2023 di Plataran Hutan Kota, Senayan, Jakarta, Selasa (24/10).

Seperti diketahui, Prabowo-Gibran didukung Koalisi Indonesia Maju (KIM) yang terdiri Partai Gerindra, Partai Golkar, PAN, Partai Demokrat, Partai Bulan Bintang, Partai Gelora, Partai Garuda, Prima dan PSI.

Sementara itu, sudah ada dua pasangan calon yang mendaftar ke KPU, yaitu Ganjar Pranowo-Mahfud MD, serta Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Cak Imin).

Ganjar-Mahfud didukung oleh PDI-P, PPP, Partai Perindo, dan Partai Hanura. Sedangkan Anies-Cak Imin diusung Partai Nasdem, PKB, dan PKS.(hab)

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pengamat : Polemik Ijazah Jokowi Biarkan Berlalu, Jangan Jadi Mesin Kegaduhan

18 April 2026 - 20:26 WIB

Dukung Prabowo Fokuskan MBG Untuk Anak Kurang Gizi dan Keluarga Tak Mampu, Ketua Umum APKLI-P Desak KPK Periksa Dugaan Korupsi BGN

18 April 2026 - 20:09 WIB

Komdigi Pastikan PP Tunas untuk Lindungi Anak dari Risiko Digital

17 April 2026 - 12:14 WIB

IKA PMII Pakuan: Penataan Wali Kota Bogor Jangan Cekik Ekonomi Rakyat

17 April 2026 - 12:12 WIB

Denny Charter: Kejaksaan Lebih Mumpuni, Saatnya KPK Dibubarkan

17 April 2026 - 12:10 WIB

Soal Pemberitaan Tempo, Nasdem Jabar Ingat Etika Pers dan Kepatutan Ruang Publik

17 April 2026 - 11:58 WIB

Trending di Politik