Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Nasional · 3 Nov 2023 08:20 WIB ·

Awasi Konten Negatif, Bawaslu DKI Libatkan Mahasiswa


Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi DKI Jakarta Burhannudin. Perbesar

Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi DKI Jakarta Burhannudin.

JAKARTA | Harian Merdeka

Mahasiswa di Jakarta dilibatkan oleh Bawaslu DKI dalam mengawasi konten negatif menjelang Pemilu 2024 seperti terkait isu suku, agama, ras dan antargolongan(SARA), hoaks dan ujaran kebencian di media sosial.

Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi DKI Jakarta Burhannudin di Jakarta, kemarin, menyebutkan bahwa mereka mengundang partisipasi para mahasiswa dengan cara sosialisasi di sejumlah kampus serta membuka program magang di Bawaslu.

“Karena memang ini menyebar di media sosial yang sampai ke teman-teman mahasiswa. Di WhatsApp, di Instagram, dan sebagainya,” katanya saat ditemui usai Roadshow Sosialisasi Pengawasan Pemilu Partisipatif di Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia.

Oleh karena itu, lanjutnya, dia berharap bahwa teman-teman mahasiswa, khususnya di Jakarta ini, tidak ikut terlibat dalam menyebarkan hal-hal itu.

Program sosialisasi tersebut, ujarnya, adalah program Bawaslu yang sudah dimulai sejak 2022.

Dia mengungkapkan bahwa selama 2022, mereka sudah menandatangani nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) dengan 35 perguruan tinggi terkait pelaksanaan pengawasan pemilu.

Sejumlah perguruan tinggi tersebut, ujarnya, antara lain Universitas Nasional, Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (IISIP) Jakarta dan Universitas Persada Indonesia Y.A.I.

Selain itu, ujarnya, program magang yang ditawarkan oleh Bawaslu bisa menjadi proses pembelajaran bagi para mahasiswa.

Burhanuddin menjelaskan, para mahasiswa akan belajar mengenai sejumlah mekanisme, seperti penanganan pelanggaran dan penyelesaian sengketa.

Dia berharap, ilmu yang didapat para mahasiswa saat magang di institusi tersebut bisa dibagikan ke lingkungannya.

“Kami menerima mahasiswa untuk magang di kantor Bawaslu, baik di provinsi, maupun kabupaten dan kota,” katanya.

Sebagai bagian upaya penanggulangan konten-konten negatif, ujarnya, pihaknya mengajak tokoh-tokoh masyarakat, pemangku kepentingan, serta kelompok-kelompok agama untuk memberikan edukasi politik.

Tak hanya, itu juga pengarahan guna mengingatkan warga agar tidak menyebarkan konten SARA di dunia maya menjelang Pemilu 2024.(fik/jr)

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pimpin Rapat Pascabencana Sumatera, Sufmi Dasco Bahas Target Rekonstruksi

25 Mei 2026 - 12:22 WIB

Di Tengah Kenaikan Harga Material, Proyek Jalan Tetehosi Afia Tetap Tuntas dan Berkualitas

23 Mei 2026 - 12:02 WIB

Arif Rahman Bahas Ketahanan Pangan Berkelanjutan Bersama Grenpace

23 Mei 2026 - 11:07 WIB

Puji Rekor MURI Pelayanan 100 Jam, HIPMI Bogor: Menyala Bupati Rudy Susmanto

23 Mei 2026 - 10:57 WIB

Kawal Program MBG, Kastaf Dudung Tegaskan Jangan Ada Oknum yang Menjual Titik

21 Mei 2026 - 13:15 WIB

GMNI Jakarta Serahkan Laporan Korupsi KDMP Rp112 Triliun ke Kejagung, Desak Periksa Kementerian Terkait dan Tegaskan Militer Tidak Kebal Hukum

21 Mei 2026 - 10:37 WIB

Trending di Nasional