Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Hukum · 17 Sep 2024 10:03 WIB ·

KPK Usut Dugaan Korupsi di Bank BJB


KPK Usut Dugaan Korupsi di Bank BJB Perbesar

JAKARTA | Harian Merdeka

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penyidikan kasus dugaan korupsi penempatan dana iklan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJB).

“KPK sedang menangani perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam pengadaan barang dan jasa, terkait iklan BJB,” ujar Direktur Penyidikan KPK, Asep Guntur Rahayu kepada wartawan, Bogor, Jawa Barat, dikutip inilah, Minggu (15/9).

Informasi yang diperoleh, Bank BJB telah melakukan markup dana penempatan iklan pada 2021-2023. Nilai dana yang di markup kurang lebih Rp 200 miliar dalam kurun waktu tersebut. Penggelembungan mencapai 100 persen.

Misal, setiap pemasangan iklan di satu media, seharga Rp 200 juta dalam satu kali placement, akan digelembungkan hingga Rp 400 juta.Praktik ini dilakukan Bank BJB pada periode 2021-2023. 

Duit haram ini itu diduga sebagai setoran ke sejumlah pejabat. Diduga juga mengalir ke Ahmadi Noor Supit agar Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menghapus soal temuan tersebut.

KPK mengakui bahwa sudah menetapkan lima orang tersangka di kasus ini. Dua di antaranya dari pihak internal BJB, termasuk jajaran petinggi berinisial YR, yang diduga Dirut BJB, Yuddy Renaldi. Sementara tiga orang lainnya merupakan pihak swasta.

Terkait informasi ini, Asep enggan menungkap identitas yang terjerat. Dia juga belum membeberkan konstruksi perkara kasus ini. “Pada waktunya nanti akan diumumkan,” kata Asep.

Di tengah pengusutan dugaan korupsi, bank BJB malah merombak jajaran komisarisnya. Pada 5 September 2024, digelarlah Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Tahun 2024 di Grand Ballroom Trans Hotel Bandung.

Hasilnya, pemegang saham menerima pengunduran diri Ventje Rahardjo Soedigno, selaku Komisaris Utama Independen Bank BJB.

Selanjutnya mengangkat Taswin Zakaria sebagai Komisaris Utama Independen, dan Mohammad Taufiq Budi Santoso sebagai Komisaris, serta Hilman Purakusumah Komisaris Independen. (jr)

Artikel ini telah dibaca 56 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Sensasi Manis dan Hangat di Bulan April dengan Kreasi Dessert & Coffee Spesial di Hotel Santika Premiere Bintaro

20 April 2026 - 14:51 WIB

Sidak Gudang Bulog, Prabowo Pastikan Stok Beras dan Tekankan Kualitas

20 April 2026 - 13:30 WIB

IRT Menang Lawan Pengembang Lavon SwanCity, Dana Ratusan Juta Dikembalikan

20 April 2026 - 13:27 WIB

GMNI Desak Pemerintah Tetapkan Inggit Garnasih sebagai Pahlawan Nasional

20 April 2026 - 13:23 WIB

Skandal Situ Rancagede: KITA Desak Kejagung Bongkar Mafia Tanah Korporasi

20 April 2026 - 13:19 WIB

Skandal Izin THM 126: Menabrak Aturan, Mengusik Pesantren

20 April 2026 - 12:57 WIB

Trending di Hukum