JAKARTA | Harian Merdeka
Rencana pertandingan Finalissima yang mempertemukan tim nasional Argentina dan Spanyol dilaporkan mengalami penundaan. Laga yang semula dijadwalkan berlangsung pada 27 Maret di Lusail Stadium, Doha, Qatar, terdampak situasi keamanan di kawasan Timur Tengah.
Penundaan tersebut menyusul keputusan Asosiasi Sepak Bola Qatar (QFA) yang menghentikan sementara seluruh turnamen dan pertandingan sepak bola hingga waktu yang belum ditentukan. Dalam pernyataan resminya pada Minggu (1/3), QFA menyebut kebijakan itu diambil dengan mempertimbangkan kondisi yang berkembang.
Finalissima merupakan pertandingan yang mempertemukan juara Copa América dan juara Kejuaraan Eropa UEFA. Laga tersebut sebelumnya direncanakan digelar di Qatar dan menjadi sorotan karena berpotensi menampilkan sejumlah pemain bintang dari kedua tim.
Sejumlah laporan media internasional menyebut federasi sepak bola Eropa dan Amerika Selatan tengah menjajaki opsi lokasi alternatif. Namun hingga kini, belum ada pengumuman resmi dari UEFA maupun CONMEBOL terkait kepastian jadwal maupun tempat penyelenggaraan baru.
Situasi keamanan di Timur Tengah dalam beberapa waktu terakhir menjadi perhatian sejumlah pihak dan berdampak pada berbagai agenda internasional, termasuk kegiatan olahraga. (Fj)







