Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Nasional · 13 Mei 2026 11:37 WIB ·

Anggota Komisi II DPR Aher Dukung Insentif Pajak Kendaraan Listrik Upaya Kemandirian Energi Nasional


Anggota Komisi II DPR Aher Dukung Insentif Pajak Kendaraan Listrik Upaya Kemandirian Energi Nasional Perbesar

JAKARTA I Harian Merdeka

Wamendagri Bima Arya Sugiarto menyatakan pemerintah tengah menyiapkan regulasi pembebasan pajak kendaraan listrik sebagai upaya mempercepat kemandirian energi nasional dan transisi energi bersih. Langkah ini merupakan arahan Presiden Prabowo Subianto yang memerlukan koordinasi intensif serta harmonisasi regulasi antara pemerintah pusat dan daerah. Selain insentif pajak, penguatan peran kepala daerah dianggap krusial agar adopsi kendaraan listrik sebagai pilihan utama transportasi masa depan dapat terakselerasi secara merata. (27/04/2026)

Mengomentari kebijakan Kemendagri tersebut, Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi PKS DPR RI, Ahmad Heryawan, mendukung langkah pemerintah dalam menyiapkan regulasi pembebasan pajak kendaraan listrik sebagai bagian dari upaya mempercepat kemandirian energi nasional dan transisi menuju energi bersih. Kebijakan ini merupakan langkah strategis yang sejalan dengan arahan Prabowo Subianto untuk mendorong transformasi sektor transportasi yang lebih ramah lingkungan sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil.

“Insentif pajak kendaraan listrik akan menjadi stimulus penting dalam meningkatkan minat masyarakat sekaligus mempercepat adopsi teknologi transportasi bersih di Indonesia,” ujar Kang Aher saat diwawancarai wartawan, Selasa (12/5/2026).

Lebih jauh, mantan Gubernur Jawa Barat dua periode ini menekankan bahwa implementasi kebijakan ini memerlukan koordinasi yang intensif serta harmonisasi regulasi antara pemerintah pusat dan daerah agar kebijakan yang dihasilkan tidak tumpang tindih dan dapat berjalan efektif di lapangan. Selain pemberian insentif fiskal, ia juga menyoroti pentingnya penguatan peran kepala daerah dalam mendorong penggunaan kendaraan listrik di wilayah masing-masing.

“Peran kepala daerah sangat krusial dalam memastikan kesiapan infrastruktur pendukung, seperti stasiun pengisian kendaraan listrik, serta menciptakan ekosistem yang kondusif bagi masyarakat untuk beralih ke kendaraan listrik,” tegas Ketua Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI ini.

Terakhir, anggota Fraksi PKS DPR RI Periode 2024–2029 daerah pemilihan Jawa Barat II ini menilai bahwa dengan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam kebijakan adopsi kendaraan listrik, proses transisi dapat dipercepat secara merata di seluruh Indonesia sehingga memberikan dampak nyata bagi pengurangan emisi dan peningkatan kualitas lingkungan.

“Ini bukan sekadar kebijakan transportasi, tetapi bagian dari strategi besar menuju kemandirian energi dan masa depan yang lebih berkelanjutan. Oleh karena itu, sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam kebijakan adopsi kendaraan listrik tentu akan dapat dipercepat secara merata di seluruh Indonesia sehingga memberikan dampak nyata bagi pengurangan emisi dan peningkatan kualitas lingkungan,” demikian tutup Kang Aher.(Agus).

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pimpin Sertijab, Kapolda Sulbar: Jabatan Adalah Amanah, Pengabdian Adalah Warisan

3 Juli 2026 - 14:19 WIB

Menteri ATR/BPN Ajak Mahasiswa Perkuat Nasionalisme untuk Hadapi Tantangan Global

3 Juli 2026 - 14:16 WIB

Polda Banten Sambut Tanda Kehormatan Nugraha Sakanti, Wujud Kepercayaan Negara atas Kinerja Polri

3 Juli 2026 - 11:46 WIB

Kebakaran TPA Jatiwaringin, Polda Banten Terjunkan Water Bombing dan Evakuasi Warga

2 Juli 2026 - 16:54 WIB

Draf RUU Keamanan Siber Belum Dibuka ke Publik, DPR: Cegah Spekulasi dan Hoaks

1 Juli 2026 - 13:49 WIB

Hari Bhayangkara ke-80, Presiden Prabowo Apresiasi Polri Jaga Demokrasi yang Dewasa

1 Juli 2026 - 13:36 WIB

Trending di Nasional