Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Politik · 10 Jul 2024 10:16 WIB ·

Anies Dinilai Berpeluang Didukung PDIP


Anies Dinilai Berpeluang Didukung PDIP Perbesar

JAKARTA | Harian Merdeka

Ketimbang melawan mantan Gubernur DKI Jakarta yang juga lawan politiknya pada Pilkada Jakarta 2017 yaitu Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Anies dinilai lebih mungkin untuk bersama PDI-P pada Pilkada Jakarta.

Hal itu diungkapkan pendiri Kolaborasi Warga Jakarta, Andi Sinulingga, yang juga mengaku dirinya merupakan salah satu pendukung Anies Baswedan untuk maju pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jakarta 2024.

“Lebih besar peluang Anies bersama PDI-P dari pada Anies melawan Ahok,” kata Andi yang akrab disapa Ucok itu dalam acara diskusi, di Jakarta Selatan, Senin (8/7/2024).

Alasan pertama dia mengatakan hal tersebut, yakni karena meyakini bahwa memori publik terhadap Ahok sudah menurun jauh.

Dia mengatakan, itu merujuk beberapa hasil survei yang elektoral Ahok masih di bawah Anies.

Alasan kedua, menurutnya, ada kelelahan di masyarakat terhadap konflik yang tak berkesudahan dalam kontestasi pemilihan, seperti politik identitas yang pernah terjadi di Pilkada Jakarta 2017.

“Menurut saya itu perdebatan politik itu politik identitas itu kan melelahkan macam-macam dan tidak produktif. Sehingga hasil dari politik identitas itu adalah politik dinasti ya enggak? Ternyata yang bertelur politik dinasti,” jelasnya.

Eks Juru Bicara Anies pada Pilpres 2024 ini menilai, Anies tidak pernah menggunakan politik identitas dalam setiap kampanye. Menurutnya itu adalah fakta.

Sebagai informasi, Anies dan Ahok pernah berkontestasi dalam Pilkada Jakarta 2017. Anies dipasangkan dengan Sandiaga Uno, sedangkan Ahok berpasangan dengan Djarot Saiful Hidayat.

Pemenang kontestasi Pilkada kala itu adalah Anies-Sandiaga. Pasangan itu menang dengan persentase 57,96 persen suara. Sementara, pasangan Ahok-Djarot memperoleh 42,04 persen suara.(JR)

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Honeymoon Selesai, Begini Rapor 1,5 Tahun Prabowo-Gibran Versi Survei IndexPolitica

21 April 2026 - 20:16 WIB

Pesawaran Bersinar di Rakorwil PSI Lampung: Diganjar Hadiah Khusus dari Ketum Kaesang

21 April 2026 - 12:16 WIB

Direktur P3S : Cari Aman dalam TPPU, Ahmad Ali Hijrah ke PSI

21 April 2026 - 12:08 WIB

Godok Revisi UU Advokat, Kongres Advokat Indonesia : Tidak Ada Lagi Wadah Tunggal

21 April 2026 - 11:49 WIB

Dari Magelang, Ketua DPRD Kota Gunungsitoli Serap Strategi Bangun Daerah

20 April 2026 - 12:53 WIB

IKA PMII Pakuan: Penataan Wali Kota Bogor Jangan Cekik Ekonomi Rakyat

17 April 2026 - 12:12 WIB

Trending di Politik