Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Kesehatan · 5 Mei 2026 14:56 WIB ·

Benyamin Targetkan Penurunan Stunting Hingga 2027 Harus Tercapai


Benyamin Targetkan Penurunan Stunting Hingga 2027 Harus Tercapai Perbesar

TANGSEL | Harian Merdeka

Pemerintah Kota Tangerang Selatan menargetkan penurunan angka stunting hingga mencapai sekitar 7,05 persen pada tahun 2027 melalui penguatan intervensi terpadu lintas sektor. Target ini menjadi bagian dari komitmen serius pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak dini.

Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, menegaskan bahwa penanganan stunting menjadi prioritas utama pembangunan daerah karena berdampak langsung pada masa depan generasi.

“Penanganan stunting bukan hanya soal kesehatan, tetapi menyangkut masa depan generasi. Karena itu, penanganannya harus dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan,” ujarnya pada Senin (04/05/2026).

Benyamin menjelaskan, berbagai program terus diperkuat, mulai dari pemenuhan gizi bagi ibu hamil dan balita, pemberian makanan tambahan, pemantauan tumbuh kembang anak, hingga penguatan layanan kesehatan melalui posyandu dan fasilitas kesehatan.

Selain itu, kata dia, Pemkot Tangsel juga mengedepankan pendekatan berbasis data untuk memastikan intervensi yang dilakukan tepat sasaran. Hal ini penting mengingat tren prevalensi stunting di wilayah tersebut sempat mengalami peningkatan dalam beberapa tahun terakhir, sehingga diperlukan langkah yang lebih terukur dan intensif.

“Intervensi yang dilakukan harus tepat sasaran. Oleh karena itu, data menjadi sangat penting agar setiap program yang dijalankan benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan,” jelas Benyamin.

Di sisi lain, edukasi kepada masyarakat terus digencarkan, khususnya terkait pentingnya gizi seimbang, kesehatan ibu dan anak, serta pola asuh yang baik dalam mencegah stunting sejak dini.

“Kami terus mendorong kesadaran masyarakat bahwa pencegahan stunting dimulai dari keluarga, terutama dalam pemenuhan gizi dan pola asuh anak,” katanya.

Selain itu, Benyamin menegaskan upaya penanganan stunting di Kota Tangerang Selatan juga melibatkan berbagai perangkat daerah dan pemangku kepentingan, mulai dari Dinas Kesehatan, kader posyandu, hingga kolaborasi lintas sektor yang lebih luas.

Benyamin optimistis, dengan kerja bersama dan langkah yang terukur, target penurunan stunting dapat tercapai sesuai rencana.

“Kami berkomitmen untuk terus menurunkan angka stunting hingga mencapai target yang telah ditetapkan, sehingga generasi mendatang dapat tumbuh sehat, cerdas, dan berkualitas,” pungkasnya.(Agus).

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Charles Honoris Kritik Menkes: Makan Bergizi Gratis Pasien TBC Tak Masuk Akal

25 Juni 2026 - 11:35 WIB

RI Masuk 10 Besar ‘Zero Dose’ Dunia, Irma Suryani Sentil Menkes Soal Imunisasi

23 Juni 2026 - 15:42 WIB

Komika Rigen Sembuh dari Batu Ginjal Tanpa Sayatan Berkat Teknologi Robot Zamenix di RS Mandaya Royal Puri

21 Juni 2026 - 21:42 WIB

Semarak Hari Bhayangkara ke-80, Polda Banten Gelar Donor Darah dan Khitanan Gratis

9 Juni 2026 - 15:17 WIB

Lapas Kelas IIB Gunungsitoli Gandeng Dinkes, WBP Diberi Edukasi Virus Hanta dan Pemeriksaan Kesehatan

9 Juni 2026 - 11:14 WIB

Curhat Keluarga Pasien soal RSUD Thomsen Nias Ramai di Medsos, Ini Klarifikasi Rumah Sakit

25 Mei 2026 - 12:11 WIB

Trending di Kesehatan