Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Pemerintahan · 20 Nov 2024 11:01 WIB ·

Boleh Impor Susu, Tapi Serap Susu Lokal


Boleh Impor Susu, Tapi Serap Susu Lokal Perbesar

JAKARTA | Harian Merdeka

Pemerintah mengizinkan industri pengolahan susu (IPS) mengimpor susu asalkan harus menyerap susu segar dari petani lokal. Sedang perizinan impornya harus menyertakan rekomendasi dari Kementerian Pertanian (Kementan).

“Susu boleh impor kalau dia (importir) juga beli susu lokal. Nantinya, impor susu yang dilakukan melalui Menteri Perdagangan, harus ada rekomendasi dari Menteri Pertanian,” ujar Menko Pangan Zulkifli Hasan di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, dikutip Selasa (19/11).

Jika importir atau industri ingin mengimpor susu dari negara lain, perlu mendapatkan izin dari Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman. “Jadi sekarang kami akan mulai tambah Menteri Pertanian terkait persetujuan impor susu. Kalau yang impor terbukti sudah membeli susu dari lokal,” kata Menko Zulhas.

Selanjutnya Ketum PAN ini, meminta agar pabrik atau importir yang mendatangkan susu impor tanpa mau membeli susu lokal agar dilaporkan ke kementerian terkait. “Segera kalau ada susu yang dari lokal, tidak ada pabrik atau importir yang mau membeli, silahkan lapor. Jangan mandi dulu, lapor dulu. Lapor dulu, kalau enggak ditindak baru mandi susu,” kata Menko Zulhas.

Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes karena industri pengolahan susu enggan membeli seluruh produk susu lokal para peternak. Akibatnya setiap hari banyak susu yang terbuang sia-sia karena tidak terserap oleh industri.

Sementara itu, Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana mengatakan industri pengolahan susu ini harus mau mengambil susu dari peternak lokal. “Mereka juga diharapkan jadi pembina para peternak dan kami akan terus mengawal proses ini. Kami harapkan sesegera mungkin terkait dengan masalah pemasaran akan segera kami tindaklanjuti,” katanya.

Ia berjanji akan terus mengawal polemik susu lokal tersebut. Selain itu, pihaknya juga berupaya meningkatkan kembali kualitas peternakan maupun kualitas susu sapi di Jawa Tengah, termasuk juga di Kabupaten Boyolali. (jr)

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Forsiber Desak KPK dan Kejaksaan Usut Pengadaan di Korlantas Polri

4 Juni 2026 - 13:36 WIB

Mengawal Transparansi Anggaran “POPDA” Dispora Pemkot Tangerang.

3 Juni 2026 - 10:18 WIB

HUT ke-10 Polda Sulbar, Gubernur Suhardi Duka Puji Peran Strategis Polri

2 Juni 2026 - 10:10 WIB

Bang Benyamin, Mendapat Kritik Keras “Stop ABS, Open Bidding”

22 Mei 2026 - 15:59 WIB

Pemkot Tangsel dan Kemenkum Dorong UMKM Daftarkan Merek Kolektif dan Legalitas Usaha

22 Mei 2026 - 13:35 WIB

Sudah Putusan Dewan Pers, Kenapa Polda Metro Tetap Panggil Wartawan

22 Mei 2026 - 11:13 WIB

Trending di Pemerintahan