Menu

Mode Gelap
Kalangan Industri Keberatan Penerapan KTR di Jakarta Bapanas: Beras Alami Deflasi ASDP Percepat Pengerahan KMP Jatra 1 PSI Buka Rekrutmen Terbuka bagi Tokoh dan Anak Muda yang Berminat Terjun ke Politik Pemerintah Aceh Ajukan Permohonan Bantuan ke UNDP dan UNICEF untuk Penanganan Pascabencana

Politik · 20 Nov 2024 11:05 WIB ·

Cagub Pramono akan Bantu Pelaku Usaha Tahu & Tempe


Cagub Pramono akan Bantu Pelaku Usaha Tahu & Tempe Perbesar

JAKARTA | Harian Merdeka

Cagub Jakarta nomor urut 3 Pramono Anung mengunjungi pusat pembuatan tempe dan tahu di Semanan, Kalideres, Jakarta Barat. Pramono berjanji memberikan bantuan terkait masalah sertifikasi halal hingga air bersih.

Pramono menilai tiga hal tersebut jadi permasalahan mendasar yang dihadapi pengusaha tahu dan tempe. Dia menyebut harus ada campur tangan pemerintah untuk menyelesaikan masalah itu.

“Mereka pada prinsipnya sebenarnya persoalan yang dihadapi ada tiga yang memerlukan campur tangan bantuan dari pemerintah Jakarta,” ujar Pramono di Kalideres, Jakarta Barat, dikutip detikcom, Selasa (19/11).

Dalam kunjungan, Anggota DPR RI Charles Honoris turut menemani Pramono belanja masalah. Pramono mengatakan adanya biaya hingga waktu yang lama menjadi alasan terkendalanya sertifikasi halal. Pramono menyebut perlu bantuan dari supervisor untuk menangani masalah ini.

“Sertifikasi halal menjadi beban ada costnya, biaya dan sebagainya waktu yang lama bertele-tele. Kalau sertifikasi mohon maaf ya masyarakat sering kali tidak bisa melakukan secara online sehingga perlu bantuan supervisor dan sebagainya itu yang menjadi tugas pemerintah Jakarta,” lanjutnya.

Pramono juga berjanji membantu kebutuhan air bersih. Dia mengatakan penyediaan air bersih untuk usaha tahu dan tempe akan menjadi prioritasnya.

“Kebutuhan akan air bersih untuk pembuatan tahu dan tempe di tempat ini termasuk yang akan jadi prioritas utama untuk pipanisasi air di Jakarta,” sebut Pramono.

Lebih lanjut, Pramono menyebut masalah kedelai untuk bahan baku terdapat pada kualitasnya kurang hingga suplai yang tidak lancar. Dia mengatakan akan membuka hubungan dengan produsen atau sentra kedelai dari dalam dan luar negeri.

“Kalau kedelai kami akan bantu buka seluasnya hubungan dengan produsen atau sentra kedelai baik di dalam maupun luar negeri. Karena kedelai ini banyak yang tidak bisa dipenuhi di dalam,” kata Pramono. (jr)

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

PSI Buka Rekrutmen Terbuka bagi Tokoh dan Anak Muda yang Berminat Terjun ke Politik

15 Desember 2025 - 12:22 WIB

Ketergantungan Impor Susu Dinilai Tinggi, Komisi IV DPR Dorong Percepatan Swasembada

15 Desember 2025 - 12:17 WIB

Wamenag Buka Peluang Pembelajaran Daring bagi Siswa Terdampak Bencana di Sumatera

15 Desember 2025 - 12:05 WIB

Dugaan Keracunan Pengungsi di Agam, Komisi IX DPR Dorong Kemenkes Turun Tangan

15 Desember 2025 - 11:35 WIB

Jabat Sekretaris DPD PDIP Banten, Wanto Sugito : Kita Harus Bergerak Solid dan Berpihak kepada Wong Cilik

13 Desember 2025 - 18:00 WIB

Pengamat : Kapolri dari Kalangan Sipil Wajar Secara Politik

13 Desember 2025 - 17:55 WIB

Trending di Politik