Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Nasional · 15 Mei 2025 11:27 WIB ·

Cuaca Ekstrem di Makkah, Jemaah Haji Diimbau Salat di Hotel Saat Siang Hari


Cuaca Ekstrem di Makkah, Jemaah Haji Diimbau Salat di Hotel Saat Siang Hari Perbesar

MAKKAH | Harian Merdeka

Jemaah haji yang tiba di Madinah dan Makkah akan mengalami perbedaan cuaca dengan kondisi di Tanah Air. Sebab, cuaca di Tanah Suci pada siang hari bisa mencapai 42 derajat Celcius.

Biasanya cuaca di Makkah akan semakin menjelang salat Ashar. Suhu mulai turun menjelang Magrib hingga Isya. Pada malam hari pun, suhu di Makkah diprediksi masih sekitar 31 derajat celcius.

Untuk mengatasi cuaca yang ekstrem ini, Kepala Daker Makkah, Ali Machzumi membagikan tips agar jemaah tidak merasa kelelahan dan tetap bugar. Pertama, tidak memaksakan diri salat di Masjidil Haram saat siang hari. Ali mengimbau jemaah untuk salat di Masjidil Haram menjelang petang.

“Melihat cuaca terik, jemaah sebaiknya salat di hotel pada waktu siang hari. Di hotel sudah tersedia Musala. Walaupun siangnya salat di hotel, insya Allah pahalanya akan sama dengan di Masjidil Haram. Dan salat di Masjidil Haram pada petang hari, yaitu Salat Magrib, Isya, dan Subuh,” katanya.

Imbauan tersebut mengingat masih lamanya masa tinggal jemaah haji di Makkah hingga menjelang Armuzna pada 5 Juni 2025. “Sebaiknya simpan tenaga untuk Armuzna, terutama bagi yang lansia, jangan diforsir agak tidak kelelahan,” kata Ali.

Penghematan tenaga ini juga diatur pada kedatangan jemaah ke Makkah. Ali Machzumi menyebutkan, untuk jemaah yang datang dari Madinah ke Makkah, setibanya di Makkah, mereka kaan rehat dulu di hotel, baru melaksanakan umrah wajib.

Sedangkan untuk jemaah yang datang dari Indonesia menuju Jeddah dan kemudian ke Makkah, waktu umrah wajib juga diharapkan pada petang hari.

“Untuk jemaah haji gelombang II agar sudah memakai kain ihram dari Embarkasi. Kemudian mengambil miqat di Yalamlam atau Bandara King Abdul Aziz Jeddah dan bersiap menunaikan umrah wajib pada malam harinya,” pesannya.

Kedua, lanjut Ali, sering minum air putih, minimal dua liter sehari. Kondisi udara di Makkah juga kering sehingga jemaah diminta rutin minum air putih agar tidak dehidrasi.

“Selalu membawa air minum untuk menghindari dehidrasi. Hal ini penting karena cuaca yang cukup panas. Suasana di kota Makkah ini kita lihat memang suasananya bebatuan dan padang pasir,” ujarnya.

Ketiga, memakai payung saat di luar ruangan. “Selalu pakai penutup kepala atau payung saat di luar ruangan, mengingat panasnya menyengat,” ucapnya.

Terakhir, selalu menjaga kesehatan dan minum vitamin. Serta jangan lupa memakai kacamata hitam. (wil/mas/dam)

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Salak Heritage Club Sambangi MPR RI, Bahas Pelestarian Sejarah

16 April 2026 - 12:11 WIB

Waspada Penipuan, Dirlantas Polri Pastikan Pemutihan Pajak Motor 2026 Gratis Hoaks

16 April 2026 - 11:54 WIB

Jatuh Korban Jiwa di Proyek Karian Dam-Serpong Water, BCW : Usut Tuntas

15 April 2026 - 12:51 WIB

Kasus Sri Rahayu Mengguncang Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana Janji Investigasi

15 April 2026 - 12:48 WIB

Kepala BGN Dadan Tegaskan Pengadaan Barang Secara Transparan

14 April 2026 - 17:00 WIB

Politisi Nasdem Wahidin Alim Soroti Penempatan Jemaah Haji di Banten Dianggap Kurang Proposional

14 April 2026 - 16:57 WIB

Trending di Nasional