Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Nasional · 5 Mei 2026 14:21 WIB ·

Dari Balik Jeruji, WBP Lapas Gunungsitoli Dilatih Jadi Petani Andal


Dari Balik Jeruji, WBP Lapas Gunungsitoli Dilatih Jadi Petani Andal Perbesar

GUNUNGSITOLI | Harian Merdeka

Di tengah keterbatasan ruang dan gerak, harapan itu tetap tumbuh di Lapas Kelas IIB Gunungsitoli. Senin (4/5), warga binaan memanen sayuran pokcoy hasil budidaya hidroponik sebuah program pembinaan yang kini menunjukkan hasil nyata.

Kegiatan panen raya ini dipimpin Kepala Lapas, Sahat Bangun, didampingi jajaran pejabat struktural, mulai dari KPLP, Kasi Administrasi Kamtib, hingga Kasi Binadik dan Giatja. Suasana panen terlihat penuh semangat, mencerminkan keberhasilan pembinaan yang tidak sekadar formalitas.

Program hidroponik tersebut bukan sekadar aktivitas pengisi waktu. Warga binaan dilibatkan dalam seluruh tahapan produksi, mulai dari penyemaian, perawatan, hingga panen. Pendampingan dilakukan secara intensif oleh petugas lapas.

“Fokusnya bukan hanya hasil, tetapi proses pembelajaran. Kami ingin mereka punya keterampilan yang bisa digunakan setelah bebas,” ujar Ka. Lapas Sahat Bangun.

Kepala Lapas menjelaskan, metode hidroponik dipilih karena efisien di lahan terbatas. Hasilnya, tanaman tetap tumbuh optimal daun hijau segar dengan kualitas yang memiliki nilai jual.

Lebih jauh, kegiatan ini juga menjadi bagian dari kontribusi lapas terhadap program ketahanan pangan nasional. Di sisi lain, pendekatan pembinaan berbasis keterampilan dinilai penting untuk mendukung reintegrasi sosial warga binaan.

Pengamatan di lokasi menunjukkan antusiasme warga binaan cukup tinggi. Selain menghasilkan produk pertanian, program ini juga membangun kedisiplinan dan tanggung jawab.

Ke depan, pihak lapas berencana memperluas program serupa dengan komoditas lain. Tujuannya, agar warga binaan tidak hanya kembali ke masyarakat, tetapi juga memiliki bekal keterampilan yang aplikatif dan berkelanjutan.(Adi).

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Menkeu Purbaya Tegaskan akan Copot Dua Pejabat Terkait Restitusi Pajak

5 Mei 2026 - 15:25 WIB

Pengamat ke Presiden Prabowo: Copot Bahlil, Rakyat Tercekik BBM Naik!

5 Mei 2026 - 15:05 WIB

PLN Rawat PLTG Gunungsitoli Idanoi 8–11 Mei, Warga Diminta Hemat Listrik di Jam Ini

5 Mei 2026 - 14:53 WIB

7 Hari Disisir, Otiaro Gea Hilang Diterkam Buaya di Perairan Nias Utara

5 Mei 2026 - 14:51 WIB

CBA Endus Bancakan Rp100 M Kemensos: Ironi Sepatu Mahal di Masa Krisis.

5 Mei 2026 - 14:44 WIB

Harga Pangan Naik, Rakyat Tercekik: Saatnya Mendag Budi Santoso Mundur!

5 Mei 2026 - 14:10 WIB

Trending di Nasional