Menu

Mode Gelap
Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi Isra Miraj Jadi Momentum Pertobatan Ekoteologis, Menag Ajak Umat Berhenti Merusak Alam

Tajuk Redaksi · 23 Okt 2025 14:55 WIB ·

FWK: Saatnya Presiden Prabowo Lakukan Perombakan Kabinet untuk Jawab Kritik Publik


FWK: Saatnya Presiden Prabowo Lakukan Perombakan Kabinet untuk Jawab Kritik Publik Perbesar

JAKARTA | Harian Merdeka

Forum Wartawan Kebangsaan (FWK) mendorong Presiden Prabowo Subianto melakukan evaluasi total terhadap kinerja kabinet, setelah tiga lembaga survei nasional—Index Politica, Poltracking Indonesia, dan CELIOS—menunjukkan menurunnya kepercayaan publik terhadap sejumlah menteri.

Koordinator Nasional FWK, Raja Parlindungan Pane, dalam diskusi di Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (22/10), menyampaikan bahwa hasil tiga survei tersebut memperlihatkan tren serupa: sejumlah menteri mendapat penilaian paling rendah dan berpotensi menggerus kepercayaan publik terhadap pemerintahan.

“Evaluasi total perlu dilakukan, bukan sekadar pergantian orang. Ini soal memperkuat tata kelola, memperjelas arah kebijakan, dan mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah,” ujar Raja menyampaikan hasil diskusi FWK tersebut.

Lima Nama Konsisten Dinilai Terendah

Berdasarkan hasil survei Index Politica, Poltracking, dan CELIOS, terdapat lima menteri yang secara konsisten mendapat penilaian kinerja terendah, yaitu:

  1. Bahlil Lahadalia – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral
  2. Zulkifli Hasan – Menteri Koordinator Bidang Pangan
  3. Budiman Sudjatmiko – Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan
  4. Raja Juli Antoni – Menteri Kehutanan
  5. Natalius Pigai – Menteri HAM

Kelima nama ini juga muncul dalam daftar CELIOS dan Index Politica sebagai pejabat dengan kinerja paling rendah, menunjukkan kesamaan persepsi antara publik dan kalangan wartawan terhadap efektivitas kepemimpinan mereka.

“Ketika tiga lembaga independen menemukan pola yang sama, itu bukan kebetulan. Pemerintah perlu membaca sinyal publik ini sebagai ajakan untuk berbenah,” tegas Raja menjelaskan hasil diskusi tersebut.

Penurunan Kepercayaan Terlihat di Semua Sektor

Laporan CELIOS bertajuk Rapor 1 Tahun Pemerintahan Prabowo–Gibran menunjukkan 77 persen responden menilai kinerja kabinet buruk, dan hanya 5 persen yang menilai baik. Presiden Prabowo mendapat rata-rata 3 dari skala 10, sedangkan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka hanya 2 dari 10.

Penelitian dilakukan terhadap 120 wartawan dari 60 media dan 1.338 responden publik pada 30 September–17 Oktober 2025, menggunakan metode expert judgment dan survei digital nasional.

Sementara Poltracking Indonesia mencatat 78,3 persen publik puas terhadap kinerja Presiden, namun 19,2 persen tidak puas. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mendapat penilaian positif dari 53,5 persen responden, menjadikannya salah satu

Artikel ini telah dibaca 40 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Paparan Indeks Kemerdekaan Pers, Yogi Hadi Ismanto Ajak Semua Pihak Jaga Kebebasan Pers

25 Desember 2025 - 21:31 WIB

Pemred Sahabat Desa Resmi Mengudara dari Bandung

24 Desember 2025 - 14:31 WIB

Komitmen Bela Negara Diganjar Penghargaan, 60 Tokoh dan Lembaga Terima Apresiasi

24 Desember 2025 - 11:22 WIB

Wahyu Hariadi Raih Mandat Kedua Pimpin JMSI Banten

27 Oktober 2025 - 15:47 WIB

SPS Aceh Gerakkan Jurnalisme Kebangsaan dari Anjong Mon Mata ke Titik Nol Indonesia

22 Oktober 2025 - 16:26 WIB

Forum Pimred Beri Apresiasi Bela Negara untuk Kepala Daerah, Instansi, dan BUMN

8 Oktober 2025 - 10:45 WIB

Trending di Tajuk Redaksi