Menu

Mode Gelap
Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi Isra Miraj Jadi Momentum Pertobatan Ekoteologis, Menag Ajak Umat Berhenti Merusak Alam

Nasional · 12 Des 2023 14:49 WIB ·

Hore…KPU Tambah Honor KPPS jadi Rp 1,2 Juta


Hore…KPU Tambah Honor KPPS jadi Rp 1,2 Juta Perbesar

JAKARTA | Harian Merdeka

Kabar gembira bagi anggota
kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS). Pasalnya pada Pemilu 2024, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia menaikkan honor KPPS dari Rp550 ribu menjadi Rp1,2 juta.

“Berkat dukungan pemerintah, kita bisa menaikkan sehingga honor KPPS ketuanya menjadi Rp1,2 juta dan anggota Rp1,1 juta,” kata Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia, Organisasi, Pendidikan, Pelatihan dan Penelitian Pengembangan KPU RI Parsadaan Harahap di gedung KPU DKI Jakarta, kemarin.

Parsadaan juga menuturkan, pada Pemilu 2019, KPPS yakni ketua hanya menerima Rp550 ribu dan anggota Rp500 ribu sehingga kenaikan honor ini dinilai sebagai semangat bagi para anggota.

Menurut dia, meski para KPPS hanya bekerja satu bulan yakni 25 Januari hingga 25 Februari 2024, namun tanggung jawab serta kewenangan mereka luar biasa untuk menentukan masa depan demokrasi Indonesia.

“Semoga bisa memberikan semangat untuk yang menjadi KPPS untuk bisa bekerja lebih baik secara maksimal dan fokus,” katanya.

Selain itu, pihaknya juga menyiapkan pulsa untuk kebutuhan anggota KPPS dalam pemakaian telepon seluler sebagai alat komunikasi.

“Kita lagi desain supaya pulsanya bisa dipakai pada hari H dengan kuota yang cocok untuk kepentingan tugas,” katanya.

Harapannya, dengan adanya uang kehormatan serta dukungan dana pulsa ini bisa membantu KPPS agar bisa melaksanakan tugasnya dengan baik tanpa dibebani teknis anggaran.

KPU RI memastikan seluruh sumber pendanaan honorer didukung oleh anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN).(fik/jr)

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Polemik Dugaan Penghinaan Mahasiswa, Desakan Copot Waka BGN Menguat

18 Februari 2026 - 15:49 WIB

Agenda Diplomasi di AS, Prabowo Bertemu Trump Bahas Kolaborasi Dua Negara

18 Februari 2026 - 13:56 WIB

1.919 Personel Disiagakan, Perayaan Imlek 2026 Berlangsung Kondusif

18 Februari 2026 - 13:49 WIB

Survei Indikator Politik: Kepuasan Publik terhadap Dedi Mulyadi Tembus 95,5 Persen

18 Februari 2026 - 13:38 WIB

Denny Charter: KKN Tak Lagi Tersembunyi, Kini Jadi Mekanisme Legal

18 Februari 2026 - 13:19 WIB

Perlindungan Kesehatan 152 Juta Warga Dijamin, Muhaimin Tekankan Validitas Data

18 Februari 2026 - 13:18 WIB

Trending di Kesehatan