Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Pemerintahan · 21 Apr 2026 12:21 WIB ·

Jalan Desa Puluhan Tahun Rusak, Kini Mulus Berkat Program Bang Andra


Jalan Desa Puluhan Tahun Rusak, Kini Mulus Berkat Program Bang Andra Perbesar

PANDEGLANG | Harian Merdeka

Program Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra) kembali menyentuh wilayah Kabupaten Pandeglang. Kali ini, ruas Jalan Majau-Mekarwangi di Kecamatan Saketi akhirnya rampung dibangun setelah lama dikeluhkan warga.

Jalan sepanjang 1,3 kilometer dengan lebar empat meter itu dibangun menggunakan APBD Provinsi Banten 2025 senilai Rp3,84 miliar. Jalan yang sebelumnya rusak parah kini sudah bisa dinikmati masyarakat.

Gubernur Banten Andra Soni menegaskan, pembangunan ini merupakan bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat, meski jalan desa bukan kewenangan provinsi.

“Sudah terlalu lama masyarakat menghadapi jalan rusak. Kita kerjakan ini agar negara benar-benar hadir,” tegas Andra saat meninjau lokasi, Senin (20/4/2026).

Ia memastikan, pembangunan tidak berhenti di satu titik. Jalan tersebut ke depan akan dikoneksikan ke wilayah lain untuk membuka akses yang lebih luas.

“Nanti tersambung ke desa lain sampai Saketi-Bojong. Ini akan jadi jalur alternatif yang mendorong ekonomi warga,” ujarnya.

Menurut Andra, perbaikan jalan berdampak langsung pada kehidupan masyarakat, mulai dari akses pendidikan hingga distribusi hasil pertanian.

“Kalau jalannya bagus, aktivitas lancar. Anak sekolah lebih mudah, hasil panen juga lebih murah ongkos angkutnya,” katanya.
Ia juga mengingatkan pentingnya kesadaran masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor sebagai sumber pembangunan.

“Pajak itu kembali ke masyarakat dalam bentuk pembangunan jalan, pendidikan, dan kesehatan,” tambahnya.

Warga pun menyambut gembira pembangunan ini. Tokoh masyarakat Majau, Kholilullah, mengaku kondisi jalan sebelumnya sangat memprihatinkan.

“Dulu becek dan penuh kerikil, susah dilalui. Sekarang alhamdulillah sudah bagus, angkut hasil panen jadi lebih mudah,” ujarnya.

Hal serupa disampaikan Kepala Desa Majau. Ia menyebut pembangunan jalan ini sudah lama dinantikan warga.

“Ini impian warga puluhan tahun. Sekarang sudah layak dan sangat membantu,” katanya.

Meski begitu, warga masih berharap ada lanjutan pembangunan di sejumlah titik lain. Di antaranya ruas Majau–Geredug Bojong sepanjang 700 meter serta akses ke Bojong Mangga yang menjadi jalur utama pertanian.

“Kalau akses ke Bojong Mangga ikut diperbaiki, ekonomi warga pasti makin meningkat,” pungkasnya. (Egi)

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pengamat Transportasi Dukung Pemprov DKI Lakukan Penyesuaian Tarif Transjabodetabek: Rp3.500 Itu Terlalu Murah

12 Juni 2026 - 14:27 WIB

Pemborosan! Anggaran Rapat Disperkimta Tangsel Rp 1,5 Miliar.

8 Juni 2026 - 15:46 WIB

Pangan Mahal dan Industri Tumbang, MataHukum: Tidak Ada Alasan Pertahankan Mendag

8 Juni 2026 - 10:25 WIB

Forsiber Desak KPK dan Kejaksaan Usut Pengadaan di Korlantas Polri

4 Juni 2026 - 13:36 WIB

Mengawal Transparansi Anggaran “POPDA” Dispora Pemkot Tangerang.

3 Juni 2026 - 10:18 WIB

HUT ke-10 Polda Sulbar, Gubernur Suhardi Duka Puji Peran Strategis Polri

2 Juni 2026 - 10:10 WIB

Trending di Pemerintahan