Menu

Mode Gelap
Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi Isra Miraj Jadi Momentum Pertobatan Ekoteologis, Menag Ajak Umat Berhenti Merusak Alam

Politik · 6 Okt 2023 13:58 WIB ·

Jokowi “Ogah” Jadi Ketum PDIP


Megawati bersama Presiden RI Jokowi, dan Bacapres PDIP Ganjar Pranowo. Perbesar

Megawati bersama Presiden RI Jokowi, dan Bacapres PDIP Ganjar Pranowo.

” Saya Mau Pensiun, Pulang ke Solo,” kata Jokowi.

JAKARTA | Harian Merdeka

Presiden Joko Widodo mengaku ingin pulang ke Solo, Jawa Tengah untuk menghabiskan masa pensiun usai masa jabatannya habis pada 2024 mendatang.

Ia mengatakan masih banyak tokoh muda yang lebih pantas, seperti Puan Maharani dan Muhammad Prananda Prabowo untuk menjadi pimpinan PDIP berikutnya.

“Banyak yang muda-muda. Mbak Puan, Mas Prananda,” katanya kepada wartawan, kemarin (5/10/2023).

Diketahui sebelumnya, Guntur Sukarnoputra menyebut ada kemungkinan Jokowi menjadi ketua umum PDIP selanjutnya.

Menurut Guntur, Megawati bisa menjadi ketua dewan pembina jika Jokowi menjadi ketua umum. Guntur beralasan kebijakan hilirisasi Jokowi dalam geopolitik global sesuai prinsip-prinsip Bung Karno.

“Langkah Jokowi untuk menjadi Ketua Umum PDIP ini sangat dimungkinkan,” kata Guntur dalam tulisan di salah satu media nasional.

Sementara itu, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan trah keluarga Soekarno masih kuat sebagai pengikat para kader dari level atas hingga akar rumput.

Hasto mengatakan, partainya memerlukan figur yang kuat dan memiliki ikatan hingga kader tingkat bawah di masa transisi pemerintahan pada 2024 mendatang.

Dia pun meyakini kriteria tersebut masih dimiliki Megawati dan keluarga.

“Kalau arus bawah tadi yang kami tangkap itu menempatkan keluarga Bung Karno sebagai ideolog, Bung Karno sebagai proklamator, dan Bapak Bangsa, sehingga partai ID itu salah satu strong poinnya itu memang dari Bung Karno,” Tegas Hasto.(fik/hmi)

Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Polemik Dugaan Penghinaan Mahasiswa, Desakan Copot Waka BGN Menguat

18 Februari 2026 - 15:49 WIB

Agenda Diplomasi di AS, Prabowo Bertemu Trump Bahas Kolaborasi Dua Negara

18 Februari 2026 - 13:56 WIB

Survei Indikator Politik: Kepuasan Publik terhadap Dedi Mulyadi Tembus 95,5 Persen

18 Februari 2026 - 13:38 WIB

Denny Charter: KKN Tak Lagi Tersembunyi, Kini Jadi Mekanisme Legal

18 Februari 2026 - 13:19 WIB

Masuk Tahun Kedua, Mualem–Dek Fad Didesak Rombak Birokrasi Aceh

18 Februari 2026 - 13:05 WIB

ICW Ingatkan Publik soal Riwayat Pelemahan UU KPK di Era Jokowi

18 Februari 2026 - 13:03 WIB

Trending di Politik