Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Kesehatan · 13 Nov 2025 14:08 WIB ·

Jumlah Peserta Program Cek Kesehatan Gratis Tembus 50 Juta Orang hingga November 2025


Jumlah Peserta Program Cek Kesehatan Gratis Tembus 50 Juta Orang hingga November 2025 Perbesar

JAKARTA | Harian Merdeka

Hingga awal November 2025, tercatat sekitar 53,6 juta penduduk Indonesia telah mendaftar Program Cek Kesehatan Gratis (CKG), dengan lebih dari 50,5 juta orang sudah menjalani pemeriksaan baik melalui CKG Sekolah maupun program umum.

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, menyebut capaian ini sebagai langkah besar dalam memperkuat kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan. “Pencapaian lebih dari 50 juta peserta bukan hanya angka, melainkan tanda nyata meningkatnya partisipasi publik dalam menjaga kesehatan,” ujarnya.

Menurut Budi, hasil CKG menunjukkan tantangan serius yang perlu segera direspons. Berdasarkan data akhir Oktober 2025, sebanyak 95,8 persen peserta dewasa masuk kategori kurang aktivitas fisik, sementara 41,9 persen mengalami karies gigi, 32,9 persen obesitas sentral, dan 24,4 persen mengalami overweight dan obesitas.

“Ini peringatan keras bahwa aktivitas fisik dan pola hidup sehat harus menjadi prioritas utama,” tegasnya.

Budi menekankan bahwa CKG tidak hanya sebatas pemeriksaan massal, tetapi juga alat strategis untuk deteksi dan tata laksana dini penyakit tidak menular.

“Semakin cepat kita mengetahui kondisi kesehatan, semakin besar peluang untuk sembuh dan mencegah penyakit kronis yang bisa menyebabkan disabilitas bahkan kematian,” jelasnya.

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka turut mendukung penuh pelaksanaan program tersebut. Saat meninjau kegiatan CKG di SDN Ledok 05 Salatiga, Jawa Tengah, ia mengajak para siswa untuk rajin memeriksakan kesehatan.

“Rajinlah cek kesehatan dan biasakan hidup sehat sejak kecil. Kalau badan sehat, belajar juga jadi semangat,” ucapnya di hadapan para siswa.

Selain pemeriksaan kesehatan, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan pemberian imunisasi dalam rangka Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS). Jenis vaksin yang diberikan meliputi DT untuk kelas 1 serta TD bagi kelas 2 dan 5.

Kepala SDN Ledok 05, Nurul Hidayati, menilai program ini memiliki dampak positif besar bagi peserta didik.

“Kegiatan seperti ini menumbuhkan kesadaran pentingnya menjaga kesehatan sejak dini. Kami berterima kasih atas perhatian pemerintah terhadap anak-anak,” tuturnya.

Pemerintah berharap, melalui kolaborasi tenaga kesehatan, sekolah, dan pemerintah daerah, program CKG dapat membangun budaya hidup sehat yang berkelanjutan. Langkah ini menjadi fondasi penting dalam mewujudkan generasi kuat menuju Indonesia Emas 2045.(Fik)

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

PJR Polda Banten Gerak Cepat Evakuasi Balita Kritis ke RS

12 April 2026 - 21:32 WIB

Sinergi Medis: Residen Senior PPDS FK USU Resmi Bertugas di RSUD dr. M. Thomsen Nias

4 Maret 2026 - 14:35 WIB

Kabar Gembira bagi Tenaga Medis: RSUD dr. M. Thomsen Nias Siap Realisasikan Tunjangan Khusus Dokter Spesialis

4 Maret 2026 - 13:05 WIB

Penerus Banten Apresiasi Langkah Pemprov Benahi Layanan RSUD

23 Februari 2026 - 15:25 WIB

Jelang Ramadan, Sekda Cek Infrastruktur dan Layanan RSUD Banten

19 Februari 2026 - 15:15 WIB

Perlindungan Kesehatan 152 Juta Warga Dijamin, Muhaimin Tekankan Validitas Data

18 Februari 2026 - 13:18 WIB

Trending di Kesehatan