JAKARTA | Harian Merdeka
Ketua Badan Persiapan Pembentukan Provinsi Kepulauan Nias (BPP-PKN), Mayjen TNI (Purn) Drs. Cristian Zebua, MM bertemu dengan anggota Komisi XIII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia sekaligus politisi senior Prof. Dr. Yasonna Hamonangan Laoli, S.H., M.Sc., Ph.D., di Jakarta Pusat, Kamis (19/2/2026).
Pertemuan tersebut membahas percepatan pembentukan Provinsi Kepulauan Nias, yang selama ini menjadi aspirasi masyarakat di wilayah kepulauan itu. Diskusi berlangsung hangat dan menitikberatkan pada strategi advokasi di tingkat nasional, termasuk langkah politik dan administratif untuk mendorong pencabutan moratorium daerah otonom baru.Yasonna Laoly menegaskan komitmennya untuk terus mendukung perjuangan pemekaran.
Menurutnya, pembentukan provinsi Kepulauan Nias merupakan bagian dari upaya pemerataan pembangunan dan peningkatan kualitas pelayanan publik.
“Aspirasi ini penting untuk mempercepat pembangunan dan memastikan masyarakat mendapat layanan yang lebih baik. Saya sejak awal mendukung dan akan terus mendorongnya sesuai mekanisme yang berlaku,” ujar Yasonna Laoly mantan Menkumham RI itu.
Sementara itu, Cristian Zebua menyebut pertemuan tersebut sebagai momentum strategis memperkuat sinergi antara unsur daerah dan pusat. Ia menilai dukungan politik yang konsisten menjadi energi tambahan bagi tim persiapan.
“Dukungan yang telah terbangun sejak 2014 kembali ditegaskan. Ini penguatan moral bagi kami untuk terus mengawal percepatan pemekaran hingga moratorium dicabut,” katanya.
Mantan Panglima Kodam XVII Cenderawasih Papua itu menambahkan, pembentukan provinsi baru bukan sekadar urusan administratif, tetapi langkah strategis untuk mempercepat pembangunan infrastruktur, memperluas akses fiskal, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat kepulauan Nias.
BPP-PKN, lanjutnya, akan terus melakukan konsolidasi dengan berbagai pemangku kepentingan di tingkat nasional guna memastikan proses berjalan sesuai peraturan perundang-undangan. Pertemuan ditutup dengan komitmen bersama untuk mengawal aspirasi tersebut hingga terealisasi.(Adi).







