Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Politik · 29 Jan 2026 15:47 WIB ·

Ketua Komisi III DPR Tegaskan Kapolri Loyal kepada Presiden


Ketua Komisi III DPR Tegaskan Kapolri Loyal kepada Presiden Perbesar

JAKARTA | Harian Merdeka

Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, menepis isu yang menyebut Kapolri Jenderal Listyo Sigit tidak loyal kepada Presiden RI, Prabowo Subianto. Menurut Habiburokhman, isu tersebut merupakan cerita lama yang sengaja kembali diembuskan.

​Habiburokhman memastikan secara langsung bahwa Kapolri menunjukkan loyalitas penuh kepada Prabowo. Politikus Partai Gerindra tersebut bahkan menyatakan siap menjadi saksi atas sikap loyalitas tersebut.

​“Saya bersaksi, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo 100 persen loyal kepada Presiden Prabowo Subianto,” tegas Habiburokhman kepada wartawan di Jakarta, dikutip Kamis (29/1).

​Ia menjelaskan bahwa isu ini kembali mencuat dikarenakan adanya tokoh politik yang pada Pilpres 2024 lalu berada di barisan berseberangan dengan Prabowo. Narasi tersebut dinilai sengaja dimainkan untuk kepentingan tertentu.

​Habiburokhman mengungkapkan setidaknya ada dua alasan yang kerap dipakai pihak-pihak tersebut untuk menuding Kapolri tidak loyal. Alasan pertama terkait soal pembentukan tim reformasi internal Polri yang dilakukan sebelum Presiden membentuk tim percepatan reformasi Polri.

​Kemudian alasan kedua terkait dengan sikap Kapolri yang menolak wacana penempatan Polri di bawah kementerian. Namun, Habiburokhman justru menilai langkah Kapolri membentuk tim reformasi internal tersebut sebagai bentuk respons cepat terhadap semangat reformasi yang diinginkan Presiden Prabowo.

​“Itu bukan pembangkangan, justru inisiatif positif untuk mempercepat reformasi Polri. Langkah tersebut menunjukkan keseriusan dan loyalitas,” tegasnya.

​Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo secara terbuka memang menolak wacana penempatan Polri di bawah kementerian. Ia menilai hal tersebut justru berpotensi melemahkan institusi Polri dan kewenangan Presiden.

​Menurut Sigit, posisi Polri yang langsung berada di bawah Presiden memungkinkan institusi tersebut bergerak cepat saat dibutuhkan negara, serta mencegah munculnya potensi konflik kewenangan atau “Matahari Kembar” dalam pemerintahan. (Egi)

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Menteri Hukum RI Bertemu Firman Jaya Daeli, Bahas Penguatan Negara Hukum Indonesia

28 April 2026 - 16:50 WIB

Honeymoon Selesai, Begini Rapor 1,5 Tahun Prabowo-Gibran Versi Survei IndexPolitica

21 April 2026 - 20:16 WIB

Pesawaran Bersinar di Rakorwil PSI Lampung: Diganjar Hadiah Khusus dari Ketum Kaesang

21 April 2026 - 12:16 WIB

Direktur P3S : Cari Aman dalam TPPU, Ahmad Ali Hijrah ke PSI

21 April 2026 - 12:08 WIB

Godok Revisi UU Advokat, Kongres Advokat Indonesia : Tidak Ada Lagi Wadah Tunggal

21 April 2026 - 11:49 WIB

Dari Magelang, Ketua DPRD Kota Gunungsitoli Serap Strategi Bangun Daerah

20 April 2026 - 12:53 WIB

Trending di Politik