JAKARTA | Harian Merdeka
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melantik dan mengambil sumpah 10 penyelidik serta 13 penyidik baru. Pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua KPK, Setyo Budiyanto, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, kemarin.
Acara tersebut dihadiri oleh para pejabat struktural dan pegawai KPK lainnya. Dalam sambutannya, Setyo menyampaikan bahwa pelantikan ini menjadi awal penugasan formal bagi para pegawai baru dalam menjalankan peran strategis pemberantasan korupsi dan penegakan hukum berintegritas.
“Saudara bukan hanya bertugas mengungkap fakta, tapi juga menjaga marwah hukum, keadilan, dan integritas institusi di tengah tantangan yang semakin kompleks,” ujar Setyo Budiyanto, dikutip Selasa (11/11).
Setyo menegaskan bahwa perubahan modus tindak pidana korupsi kini semakin canggih dan tidak lagi dilakukan secara langsung. Ia mengingatkan pentingnya peningkatan kemampuan penyelidik dan penyidik agar dapat menyesuaikan diri dengan tantangan tersebut.
“Dulu dilakukan secara face to face, sekarang berbeda. Maka kemampuan kita harus terus ditingkatkan agar berkas perkara matang dan penuntutan dilakukan secara maksimal,” kata Setyo.
Menurut Setyo, pelantikan ini menunjukkan bahwa upaya pemberantasan korupsi tidak boleh berhenti pada satu masa, tim, atau generasi. Ia berharap para penyelidik dan penyidik baru dapat menjalankan tugas dengan komitmen dan semangat tinggi.
“Proses menjadi penyidik dan penyelidik bukan hal mudah. Saya harap insan KPK dapat melaksanakan tugas dengan semangat dan komitmen penuh memberantas korupsi,” ujarnya.
Pelantikan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya KPK memperkuat kapasitas sumber daya manusia dalam menjaga keberlanjutan agenda pemberantasan korupsi di Indonesia.(hmi)







