JAKARTA | Harian Merdeka
Bek Arsenal, Jurrien Timber, memahami betul ancaman besar yang dibawa penyerang Bayern Munich, Harry Kane, jelang pertemuan kedua tim pada Matchday V Liga Champions 2025/2026. Namun, Timber menegaskan bahwa The Gunners tidak gentar menghadapi ujian berat tersebut.
Arsenal akan menjamu Bayern di Emirates Stadium, Kamis (27/11/2025) dini hari WIB, dalam duel yang mempertemukan lini serang paling produktif melawan pertahanan paling kokoh di Liga Champions musim ini.
Bayern datang dengan catatan 14 gol dari empat pertandingan dan hanya kebobolan tiga kali. Arsenal, meski sedikit tertinggal dalam urusan produktivitas dengan 11 gol, justru tampil fenomenal di belakang. Mereka menjadi satu-satunya tim yang belum kebobolan di fase grup, dan secara keseluruhan cuma memungut enam gol dari seluruh kompetisi musim ini.
Ketangguhan lini belakang Arsenal tak lepas dari kontribusi Timber bersama tiga rekan sejajarannya. Namun, tembok kokoh itu akan menghadapi ujian kelas dunia karena Bayern memiliki sosok Kane di garis depan.
Striker timnas Inggris itu sedang berada dalam periode tersubur dalam kariernya. Total 26 gol dari 19 penampilan di klub dan negara menjadi bukti ketajamannya, termasuk 24 gol plus tiga assist di level klub. Selain itu, Kane juga punya catatan historis yang tak mengenakkan bagi Arsenal: ia merupakan top scorer Derby London Utara dengan 14 gol semasa membela Tottenham Hotspur.
“Kita semua tahu kualitas yang dimiliki Harry Kane. Dia striker luar biasa,” ujar Timber sebagaimana dikutip Yahoo Sports. “Dia sudah lama tampil konsisten di level tertinggi dan kini menjadi salah satu pemain terbaik dunia di Bayern Munich.”
Timber menilai seluruh pemain Arsenal, terutama sektor belakang, harus benar-benar fokus untuk menjaga pergerakan Kane. “Akan menjadi tantangan menarik bagi kami sebagai tim, sebagai bek, untuk menghentikannya. Ketika bertemu lawan yang punya Harry Kane, dia selalu jadi perhatian utama karena dia salah satu yang paling berbahaya.”
Kane sendiri memiliki pengalaman manis saat menghadapi Arsenal dalam seragam Bayern dua musim lalu. Ketika itu, satu golnya membantu raksasa Jerman menyingkirkan Arsenal di perempat final Liga Champions.
Kini, dengan performa yang terus meningkat, Kane kembali datang membawa ancaman yang sama — dan Arsenal harus membuktikan apakah pertahanan terbaik Eropa musim ini benar-benar siap untuk menghentikannya.(dt/alan)







