Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Politik · 31 Okt 2024 10:40 WIB ·

LSI Denny JA: RIDO & Pramono-Rano Terpaut 0,3%


LSI Denny JA: RIDO & Pramono-Rano Terpaut 0,3% Perbesar

JAKARTA | Harian Merdeka

Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA melakukan survei elektabilitas paslon gubernur dan wagub DKI Jakarta. Hasilnya, pasangan RIDO ( RIdwan Kamil-Suswono)  dan Pramono – Rano Karno hanya terpaut 0,3 %. 

“Ridwan Kamil dan Suswono 37,4%, Pramono Anung dan Rano Karno 37,1%,” ujar Direktur Lingkaran Survei Kebijakan Publik LSI Denny JA Sunarto Ciptoharjono dalam rilis surveinya, Rabu, (30/10).

Sementara, pasangan Dharma Pongrekun dan Kun Wardhana hanya mendapat elektabilitas 4%. Lalu, responden yang tak menjawab 21,5%.

Lebih lanjut, Sunarto menjelaskan, alasan koalisi besar seperti Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus yang mendukung Ridwan dan Suswono tidak unggul secara signifikan. Pertama, mesin partai KIM Plus kurang efektif di Jakarta.

“Banyak pemilih PKS, Golkar, PKB, Demokrat, PPP, dan NasDem cenderung memilih pasangan Pramono Anung-Rano Karno daripada pasangan yang diusung partai mereka sendiri,” ucap Sunarto.

Sebaliknya, lanjut dia, PDIP lebih solid karena mayoritas anggotanya mendukung pasangan ini. Hal Ini menjadi pekerjaan besar bagi Ridwan-Suswono.

“Mengapa pemilih dari partai pengusungnya sendiri, Golkar (Ridwan Kamil) dan PKS (Suswono), lebih banyak memilih Pramono dan Rano Karno? Ada jarak yang lebar antara keputusan elit partai dan massa partai” ucap Sunarto.

Alasan berikutnya yaitu pasangan Ridwan-Suswono kurang diterima oleh komunitas Betawi. Rano Karno dengan kisah “Si Doel” lebih menempel di memori pemilih Betawi.

Lalu, popularitas Ridwan Kamil sebanding dengan Rano Karno. Sementara, Pramono banyak didongkrak oleh Rano.

Survei LSI Denny JA dilaksanakan pada 16-22 Oktober 2024. Responden dari penelitian ini mencapai 800 orang yang diwawancara lewat tatap muka.

Jajak pendapat itu menggunakan metode multistage random sampling. Toleransi kesalahan atau margin of error dari survei tersebut kurang lebih 3,5% dengan tingkat kepercayaan mencapai 95%. (jr)

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Menteri Hukum RI Bertemu Firman Jaya Daeli, Bahas Penguatan Negara Hukum Indonesia

28 April 2026 - 16:50 WIB

Honeymoon Selesai, Begini Rapor 1,5 Tahun Prabowo-Gibran Versi Survei IndexPolitica

21 April 2026 - 20:16 WIB

Pesawaran Bersinar di Rakorwil PSI Lampung: Diganjar Hadiah Khusus dari Ketum Kaesang

21 April 2026 - 12:16 WIB

Direktur P3S : Cari Aman dalam TPPU, Ahmad Ali Hijrah ke PSI

21 April 2026 - 12:08 WIB

Godok Revisi UU Advokat, Kongres Advokat Indonesia : Tidak Ada Lagi Wadah Tunggal

21 April 2026 - 11:49 WIB

Dari Magelang, Ketua DPRD Kota Gunungsitoli Serap Strategi Bangun Daerah

20 April 2026 - 12:53 WIB

Trending di Politik